Uncategorized

IHSG Lanjutkan Penguatan, Akumulasi Saham Ini

IHSG akan kembali mengalami kontinuasi kenaikan | PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka

Menurut Analis PT HD Capital Tbk Yuganur Wijanarko, perdagangan hari ini IHSG diperkirakan akan kembali mengalami kontinuasi kenaikan, setelah di akhir transaksi kemarin menguat 0,76 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya.
Pihaknya memandang bahwa koreksi minor yang terjadi pada IHSG disebabkan oleh tekanan jual oleh kaum bearish (investor jual) yang tidak tahan dengan volatilitas bursa saham regional.

Membuka perdagangan sesi I hari ini, Kamis, 22 September 2016, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 0,74 persen atau 39,73 poin ke level 5.382,32.

“Sehingga, direkomendasikan akumulasi saham big cap dan lapis kedua pilihan untuk proses kontinuasi kenaikan yang tertunda,” ujarnya di Jakarta.
Dengan demikian, kenaikan lanjutan pada IHSG di perdagangan hari ini mesti disikapi para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:

1. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (BJBR) dengan target trading di level Rp1.800.
Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten perbankan BUMD ini membuatnya menarik untuk diakumulasi.
“Melihat kinerja ekspektasi earnings ke depan di 2016-2017 ada pada skenario kenaikan menuju resistance (target batas atas) psikologis di level Rp1.800.

2. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan target trading di level Rp1.800.
Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten properti ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resistance psikologis di level Rp1.800.

3. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan target trading di level Rp9.800.
Harga minyak mentah dunia yang berada pada level terendah sejak sepuluh tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah, membuat emiten pertambangan ini menarik untuk diakumulasi secara jangka menengah pada level Rp9.800.

4. PT Astra Internasional Tbk (ASII) dengan target trading di level Rp8.750.
Secara teknikal, perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten otomotif ini dapat digunakan sebagai peluang akumulasi untuk kontinuasi kenaikan menuju level Rp8.750.

Tunggu RDG Bank Indonesia, IHSG Dibuka Naik | PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka

Sebanyak 161 saham dibuka naik, 27 saham dibuka turun dan 62 saham dibuka tetap. Sementara net foreign buy di semua papan perdagangan tercatat Rp 139,9 miliar.

Dari website Bursa Efek Indonesia pukul 09.09 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik signifikan 1,17 persen ke level 5.404.86.

Sedangkan level pembukaan perdagangan saham Kamis (22/9/2016) pukul 09.00 WIB berada di titik 5.382,32.

Semua indeks sektoral pendukung bursa dibuka menguat dengan penguatan rata-rata di atas satu persen. Hanya sektor perkebunan dan infrastruktur yang menguat di bawah satu persen.

Dari data RTI, volume perdagangan saham di pagi ini sebanyak 581,18 juta saham dengan nilai perdagangan Rp 647,76 miliar.

IHSG melesat naik mengikuti tren bursa regional serta adanya sentimen internal. Tren bursa regional yakni menguatnya bursa Amerika Serikat (AS) pasca pengumuman Fed untuk tidak menaikkan suku bunga acuan AS.

Sedangkan faktor internal yakni pasar akan menunggu keputusan Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) terkait penetapan suku bunga 7-days repo rate.

The Fed Batal Naikkan Bunga, Rupiah dan IHSG Kompak Menguat | PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka

Seluruh indeks sektoral menguat pagi ini. Rata-rata penguatannya hingga lebih dari satu persen.

Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menanjak 57,978 poin (1,09%) ke level 5.400,570. Sementara Indeks LQ45 tumbuh 11,958 poin (1,30%) ke level 933,297.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 39 poin berkat maraknya aksi beli. Aksi beli ini didorong batalnya The Fed menaikkan suku bunga acuan.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.066 dibandingkan posisi kemarin sore Rp 13.134.

Kemarin IHSG ditutup menguat setelah di sesi I terus berada di zona merah. Sentimen positif datang dari bursa Asia.

Semalam Wall Street ditutup naik 1% lebih setelah The Fed memutuskan menahan tingkat suku bunga acuannya. Ini sesuai harapan pelaku pasar saham.

Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 39,729 poin (0,74%) ke level 5.382,321. Sedangkan Indeks LQ45 naik 10,000 poin (1,09%) ke level 931,339.

Membuka perdagangan, Kamis (22/9/2016), IHSG melaju 52,221 poin (0,98%) ke level 5.394,813. Indeks LQ45 bertambah 12,115 poin (1,31%) ke level 933,454.

Bursa-bursa regional pun menyambut positif langkah The Fed ini dengan kompak menguat. Pasar saham Jepang hari ini tutup menyambut Autumnal Equinox Day.

Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:
Indeks Hang Seng melonjak 275,12 poin (1,16%) ke level 23.945,02.
Indeks Komposit Shanghai menguat 18,05 poin (0,60%) ke level 3.043,93.
Indeks Straits Times naik 18,38 poin (0,64%) ke level 2.869,12.

Rifanfinancindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s