Uncategorized

IHSG Diproyeksi Masih Melaju di Jalur Hijau

Investor menanti rilis data ekonomi RI pekan depan | PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

Analis PT Asjaya Indosurya Secutities William Surya Wijaya mengatakan, laju IHSG masih dalam fase konsolidasi. Sentimen positif dan optimisme investor yang menanti rilis data perekonomian pekan depan menyelimuti IHSG.

Pihaknya memproyeksikan, laju IHSG hari ini akan berada pada batas bawah atau support di level 5.372 yang saat ini sedang diuji. Sementara target batas atas atau resistance, berada di level 5.488 yang wajib ditembus untuk menggeser pola konsolidasi. “Hari ini IHSG berpotensi menguat,” tuturnya.

Kemudian, PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Gas Negara Tbk (PGAS), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).

Indeks harga saham gabungan hari ini, Kamis, 26 Oktober 2016, diperkirakan akan melanjutkan penguatannya. Setelah kemarin berhasil ditutup di zona hijau dengan menguat tipis naik 1 poin (0,03 persen) ke 5.399.

“IHSG masih bergelut dalam rentang konsolidasi wajar, sembari menanti rilis data perekonomian pekan depan yang merupakan awal bulan November,” ujarnya di Jakarta.

Dengan demikian, kata William, pihaknya merekomendasikan para investor untuk dapat mengakumulasi pembelian beberapa saham diantaranya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), dan PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

IHSG Diperkirakan Bakal Menjaga Tren Positif | PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

Sebelumnya IHSG kemarin berakhir menguat 0,03% atau 1,86 poin ke level 5.399,68 ketika bursa Jepang melonjak sendirian di tengah pelemahan mayoritas bursa utama Asia. Sektor saham dalam negeri hingga sesi perdagangan sore hari ini bergerak variatif ketika sektor properti berkurang 0,53% mengiringi kejatuhan sektor infrastruktur yang melemah 0,28%.

Di sisi lain saham-saham yang dapat dicermati untuk hari ini di antaranya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON), PT Total Bangun Persada Tbk. (TOTL), PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI).

Selanjutnya ada juga PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS), PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN).

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari diperkirakan oleh Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya masih akan menjaga tren positif. Menurutnya bursa saham Tanah Air bakal bergelut dalam rentang konsolidasi wajar dengan support saat ini berada pada level 5372 yang sedang diuji.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp8,23 triliun dengan 21,04 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp934,2 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp3,35 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,42 triliun. Tercatat di akhir perdagangan sebelumnya 144 saham menguat, 193 saham melemah dan 90 saham stagnan.

“IHSG akan menanti rilis data perekonomian pekan depan yang merupakan awal bulan November dengan target resistance saat ini berada pada level 5488 yang wajib ditembus,” terang William Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Sementara William menambahkan pasar saham dalam negeri diprediksi akan bergerak di kisaran level 5372-5488. “Level 5488 yang wajib ditembus untuk dapat menggeser naik rentang konsolidasi, hari ini IHSG berpotensi menguat,” tandasnya.

Asjaya Indosurya: IHSG Berpotensi Menguat | PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

Menurut William, IHSG masih bergelut dalam rentang konsolidasi wajar, sembari menanti rilis data perekonomian pekan depan yang merupakan awal bulan November. “Support saat ini berada pada level 5372 yang sedang diuji, sedangkan target resistance saat ini berada pada level 5488 yang wajib ditembus untuk dapat menggeser naik rentang konsolidasi, hari ini IHSG berpotensi menguat,” ujarnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu 26 September 2016 kemarin ditutup menguat setelah sempat mengalami pelemahan sepanjang perdagangan. Mengakhiri perdagangan Rabu (26/10/2016), IHSG ditutup naik 1,858 poin (0,03%) ke 5.399,679. Sementara indeks LQ45 ditutup melemah 2,181 poin (0,24%) ke 922.689.

Saham-saham yang layak masuk dalam radar investasi pada hari ini menurut William antara lain BBNI, PWON, TOTL, SMRA, ADHI, PGAS, HMSP, BBCA, dan BBTN.

Pada hari ini, analis saham dari PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya memprediksi indeks akan bergerak di kisaran 5372 – 5488.

PT Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s