Uncategorized

Ditanya Akan Ada Aksi Anti Ahok, Anies Mengaku Tak Tahu

“Saya malah enggak tahu soal itu” | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

Anies Baswedan usai melakukan kunjungan di dua pasar tradisional yang berada di kawasan Tebet, ia singgah ke Masjid Raya Al-Ittihaad untuk melaksanakan Sholat Jumat. Dia tidak memberikan sambutan kepada jamaah masjid. Namun demikian, petugas masjid mempersilakan kepadahadirin untuk berfoto bersama mantan salah satu tim pemenangan Jokowi-JK itu.

Calon Gubernur DKI Jakarta Nomor urut 3, Anies Baswedan menghimbau kepada seluruh masyarakat Jakarta yang berencana melakukan aksi unjuk rasa Anti Ahok ke Istana Negara pada pekan depan, Jumat 4 November 2016 agar dapat lebih mengedepankan kedamaian.

“Jadi kita mengimbau yang damai yang teduh,” kata Anies Baswedan di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat 28 Oktober 2016.

Hal itu disampaikan Anies saat ditanya wartawan ihwal adanya ajakan yang disampaikan oleh petugas mesjid kepada para jamaah ketika melakukan salat Jumat berjamaah di Masjid Raya Al-Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan.

Anies membantah kehadirannya di Masjid Al-Ittihaad itu terkait dengan adanya rencana aksi anti Ahok. Dia menegaskan, kehadirannya di masjid itu singgah saja guna menunaikan Salat Jumat karena dekat dengan lokasinya melakukan kampanye perdana di Pasar Tebet.

“Karena saya bukan ingin menjadi jaksa agung, jadi hakim, maka dari itu konsentrasi saya pada persoalan Jakarta,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam masa kampanye Pilkada saat ini, pihaknya akan konsentrasi pada penyampaian tawaran gagasan dan program untuk membangun Jakarta ke depan demi masyarakat Jakarta.

“Saya malah enggak tahu soal itu (ajakan demo anti Ahok), bukan enggak ada hubungannya, saya dateng ke masjid ini, karena deket dengan pasar di sini (usai blesukan di Pasar Tebet Barat dan Pasar PSPT),” Kata Anies.

Bidik Pedagang, Anies Janjikan Pembenahan Pasar Tradisional | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

Sebelum ke pasar, Anies menyempatkan berziarah ke makam sesepuh PKS. Setelah itu, Anies melanjutkan agendanya ke Pasar Tebet Barat, dan kemudian berlanjut di Pasar Tebet Timur.

“Tempatnya pak diperbaiki. Panas di sini,” ujar Surminah di Pasar Tebet Barat, Jakarta, Jumat (28/10).

Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengawali hari pertama kampanye Pilkada 2017, dengan mengunjungi dua pasar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Di Pasar Tebet Barat, salah satu penjual daging, Surminah mengeluhkan kondisi pasar yang tidak nyaman untuk berjualan. Dengan kondisi pasar demikian, menurut Surminah para pembeli tidak betah berlama-lama.

Anies kemudian berjanji memperbaiki kondisi pasar ketika nanti terpilih. “Iya nanti akan kami perbaiki,” kata Anies.

“Jangan lupa pilih nomor tiga. Semoga Pak Anies sukses,” kata Midah.

Midah, pedagang cabai menyambut Anies saat mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengunjungi lapaknya. Ia mengajak teman-temannya untuk memilih Anies dan Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Di Pasar Tebet Timur, Anies turun ke lantai dasar untuk meninjau pedagang-pedagang yang menjual kebutuhan pokok. Para pedagang yang sudah menanti, penasaran terhadap sosok Anies.

“Ini langsung diminum ya,” kata Anies di Pasar Tebet Timur. “Iya langsung saja diminum pak,” jawab pedagang kelapa tersebut.

Ia pun mulai berbincang dengan pedagang kelapa. Di tengah perbincangan, Anies ditawarkan untuk minum air dari pedagang kelapa tersebut.

Setelah menenggak air kelapa, Anies melanjutkan langkahnya ke pedagang daging. Dadang, sang pedagang daging menjelaskan, harga daging merangkak naik setelah Lebaran dan tidak kunjung turun.

Peristiwa Anies meminum air kelapa sontak mendapat tepuk tangan riuh dari para pedagang di sana. Mereka juga meminta foto bersama dengan Anies.

“Sekarang harganya Rp140 ribu pak, kalau Rp120 ribu enggak dapet. Ini daging lokal,” ujar Dadang.

Usai melakukan kunjungan di dua pasar tradisional tersebut, Anies mengakui bahwa program utamanya nanti adalah merevitalisasi dan penataan pasar-pasar tradisional.

Anies pun kemudian melanjutkan lawatannya ke pedagang ikan, cabai hingga beras. Di sana ia menanyakan persoalan harga, sambil melayani permintaan foto pedagang dan warga yang sedang berbelanja di sana.

Menurut Anies, pasar tradisional tidak hanya sekadar transaksi ekonomi, melainkan tempat interaksi antara penjual dan pembeli selama berpuluh-puluh tahun.

“Itu sebabnya saya memilih hadir di pasar dan Insya Allah ke depan kami akan pastikan pasar-pasar tradisional bersih nyaman, mudah dijangkau parkirannya juga mudah, fasilitasnya juga mudah,” kata Anies.

Untuk itu, ia ingin agar pasar tradisional menjadi tempat yang nyaman.

Anies menilai salah satu persoalan tingginya harga kebutuhan pokok adalah sistem distribusi yang masih kurang berjalan baik dari Pasar Induk di Kramat Jati.

Selain itu, Anies juga menerima keluhan soal konsep hak pinjam pakai dan sewa di pasar tradisional. Mereka, kata Anies, lebih menginginkan pola pinjam pakai sehingga ada kepastian pedagang dalam jangka panjang.

“Kami ingin efektivitas itu terjadi pasar lebih efisien tetapi juga pelaku-pelaku pasar tetap diuntungkan,” ujar Anies.

“Itu sebabnya mengapa kalau kami nanti diamanati memimpin Jakarta, salah satu hal pertama yang kami kerjakan adalah memperbaiki pasar-pasar, membuat itu menjadi nyaman, akses menjadi mudah,” ujar Anies.

Pada hari kampanye pertama ini, Sandiaga masih menghadiri acara di almamaternya di Amerika Serikat. Anies sendiri masih melanjutkan agenda kampanye pertamanya hingga malam.

Anies menambahkan, ia juga menyoroti faktor pasar modern 24 jam yang keberadaan tidak jauh dari pasar tradisional. Hal-hal itu akan ia benahi ketika nanti terpilih sebagai gubernur.

Anies-Sandiaga merupakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung Gerindra dan PKS di Pilkada DKI Jakarta 2017. Keduanya mendapat nomor urut tiga dalam pengundian yang berlangsung dua hari lalu.

Jika Terpilih, Anies Janji Akan Perbaiki Tata Kelola Pasar Tradisional | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

“Kita mempertahankan dan mendorong pertumbuhan pasar tradisional,” kata Anies.

“Kebersihan dijamin. Kenyamanan dipastikan ada. Pengelolaan parkir dan akses menjadi perhatian kita semua,” kata Anies.

Calon Gubernur Jakarta Anies Baswedan berjanji akan mengembangkan pasar tradisional di Jakarta apabila terpilih dalam Pilkada DKI nanti. Hal itu diutarakan Anies usai blusukan ke Pasar Tebet Barat dan Timur, Jakarta Selatan, Jumat (28/10)

Pasar tradisional menurut Anies bukan hanya sebagai tempat jual beli. Pasar tradisional merupakan tempat interaksi yang dapat menciptakan rasa kekeluargaan.

Oleh karenanya ke depan Anies berjanji akan memperbaiki tata kelola pasar. Mulai dari kebersihan hingga keamanan, sehingga warga nyaman berbelanja di pasar tradisional.

“Di sini mereka sudah ada yang 30-40 tahun, dan pembeli pun sudah kenal baik. Jadi intetaksi inilah yang membuat suasana kekeluargaan menjadi terjaga. Ke pasar membeli barang bukan sekadar transaksi ekonomi, tapi membangun kekeluargaan, itu nuansa keindonesiaannya kuat,” ujarnya.

PT Rifan Financindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s