Uncategorized

Anak Usaha Bumi Resources Lepas Saham di Newmont

MDB selesaikan proses divestasi 24 kepemilikan sahamnya | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

Persyaratan yang ditetapkan dalam Conditional Sales & Purchase Agreement divestasi saham NNT telah seluruhnya dipenuhi. Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani pada Juni 2016 itu, sebanyak 24 persen saham MDB telah dijual dengan harga akhir US$400 juta, atau Rp5,2 triliun (kurs Rp13.045 per dolar).

Chief Executive Officer (CEO) BRMS, Suseno Kramadibrata dikutip dari keterangan resminya, Kamis 3 November 2016 mengatakan, perseroan akan terus mengembangkan proyek-proyek bisnis lainnya. Sehingga, dapat mendorong kinerja perseroan.

PT Bumi Resources Mineral, emiten bursa berkode saham BRMS melaporkan anak perusahaannya, PT Multi Derarah Bersaing telah resmi melepas sahamnya di PT Newmont Nusa Tenggara ke PT Amman Mineral Internasional, anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk.

Sebagai bagian dari konsolidasi perjanjian tersebut, BRMS berharap, suntikan dana segar itu dapat mengurangi total pinjaman yang dimiliki hingga tingkat anak perusahaan. Permodalan, atau likuiditas perseroan juga diharapkan meningkat.

Sebagai informasi, saham Newmont yang diakuisisi Medco melalui Amman sebanyak 82,2 persen. Dengan rincian, yaitu saham PT Multi Daerah Bersaing 24 persen, 56 persen saham milik Newmont Mining Corporation dan Sumitomo Corporation, dan sebanyak 2,2 persen saham milik PT Indonesia Masbaga.

“Kami juga terus mengembangkan yang komoditas tambang lainnya, seperti emas, tembaga, seng dan memimpin proyek di Citra Palu Minerals, Gorontalo Minerals dan Dairi Prima Mineral,” ungkapnya.

Newmont rampungkan penjualan sahamnya di Indonesia | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

Newmont adalah perusahaan tambang emas dan tembaga dunia terkemuka. Perusahaan beroperasi sebagian besra di AS, Australia, Ghana, Peru, Indonesia, dan Suriname. Newmont adalah satu-satunya perusahaan tambang emas yagn terdaftar di indeks S&P 500 dan dinobatkan sebagai pemimpin industri pertambangan oleh Dow Jones Sustainability World Index pada 2015. Perusahaan ini adalah pemimpin industri di dalam penciptaan nilai, yang didukung oleh keunggulan di dalam kapabilitas teknis, lingkungan, sosial, dan keselamatannya. Newmont didirikan pada 1921 dan sahamnya telah diperdagangkan sejak 1925.

Dengan penjualan ini, Newmont memperoleh USD1,3 miliar (sekira Rp 17 triliun) untuk kepemilikan saham sebesar 48.5 persen di PTNNT. Jumlah ini terdiri dari pembayaran kas tunai sebesar USD 920 juta dan pembayaran bersyarat sebesar USD 403 juta yang terkait dengan kenaikan harga tembaga dan eksplorasi blok Elang di masa mendatang. Nusa Tenggara Mining Corporation, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Sumitomo Corporation, juga telah menyepakati penjualan 24,5 persen sahamnya ke PT AMI. Newmont dan PTAMI telah bekerjasama selama proses transaksi ini dan telah membangun kerjasama yang saling menguntungkan.

kepada para pemegang saham Newmont dari operasi yang berkelanjutan adalah sebesar USD 0,32 per saham; dan dan pendapatan bersih yang disesuaikan sebesar USD0,38 per saham1 pada kuartal ketiga.

Newmont Mining Corporation (NYSE: NEM) (Newmont) berhasil merampungkan penjualan kepemilikan sahamnya di PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), operator tambang tembaga dan emas Batu Hijau di Indonesia, ke PT Amman Mineral Internasional (PTAMI). Nama aset ini kini berubah menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PTAMNT).

“Newmont merupakan mitra jangka panjang pemerintah Indonesia dan kami siap mendukung PTAMNT dalam mengelola aset dan tim mereka,” ujar President dan CEO Newmont, Gary Goldberg. “Menjual saham kami di PTNNT akan memperkuat portofolio kami dan memungkinkan kami untuk memfokuskan seluruh asset kami yang sesuai dengan kapabilitas kami dalam menciptakan nilai untuk para pemegang saham dan konsumen kami dan untuk mengelola risiko di masa sekarang dan masa yang akan datang. kami akan menggunakan dana dari penjualan ini untuk terus mendanai proyek-proyek kami, membayar hutang, dan membayar deviden-deviden yang kompetitif. Dengan rampungnya penjualan ini, anggaran jangka panjang dan pemetaan produksi kami tetap stabil, dan sekitar tiga perempat cadangan emas kami kini tersimpan di AS dan Australia. Kami berterima kasih atas dukungan tim Batu Hijau, PTAMI, pemerintah pusat dan lokal, masyarakat di sekitar area kerja kami, dan seluruh mitra kami dalam menyukseskan penjualan ini, dan kita akan terus bekerjasama agar transisi ini dapat rampung dengan lancar dan tanpa kendala berarti.”

Newmont ganti nama jadi Amman Mineral usai diakuisisi Medco Energi | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

Presiden Direktur Medco Energi, Hilmi Panigoro mengatakan, akuisisi atas NNT tersebut langsung memberikan nilai tambah bagi perseroan.

Setelah penuntasan transaksi, saham NNT kini dimiliki Amman Mineral Internasional 82,2 persen dan PT Pukuafu Indah 17,8 persen.

PT Medco Energi Internasional Tbk menuntaskan transaksi akuisisi 50 persen saham PT Amman Mineral Investama, yang memiliki 82,2 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

“Dengan operasi NNT yang berskala dunia, Medco Energi sebagai perusahaan swasta nasional memasuki transformasi menjadi berskala dunia,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (3/11).

Transaksi akuisisi itu pertama kali diumumkan pada 30 Juni 2016 dan sudah mendapatkan persetujuan pemerintah. Pada saat itu, Medco Energi mengumumkan nilai transaksi akuisisi USD 2,6 miliar atau setara Rp 34 triliun.

Selesainya akusisi ini, PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) berganti nama menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Medco Energi bersama AP Investment melakukan transaksi atas Newmont itu dengan dukungan tiga bank BUMN yakni Mandiri, BNI, dan BRI. AP Investment dipimpin Agus Projosasmito, mantan Presiden Direktur Danareksa Securities.

Juru Bicara AMNT, Rubi Purnomo mengatakan, Rachmat Makkasau yang sebelumnya Presiden Direktur NNT, kembali ditunjuk menjadi Presiden Direktur AMNT.

Perusahaan mengoperasikan tambang tembaga dan emas Batu Hijau yang berskala dunia di Pulau Sumbawa, NTB. Pada 2015, produksi Batu Hijau mencapai 240 juta lbs tembaga dan 0,3 juta oz emas. Sesuai kontrak karya, NTT juga memiliki cadangan emas dan tembaga yang besar di Elang.

Dengan selesainya transaksi, pemilik saham NNT menjadi AMI 82,2 persen dan PT Pukuafu Indah 17,8 persen.

Perubahan nama tersebut menyusul telah tuntasnya transaksi akuisisi 82,2 persen saham NNT oleh perusahaan nasional PT Amman Mineral Internasional (AMI).

Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s