Uncategorized

Ini Alasan Menteri Rini Angkat Badrodin Haiti Jadi Komut Waskita

RUPSLB  menyepakati Badrodin Haiti sebagai Komisaris Utama | PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, mengingat proyek-proyek yang tengah dikerjakan BUMN sektor konstruksi ini berkaitan dengan pembebasan lahan, maka dibutuhkan sosok yang mampu mengawal proyek-proyek tersebut agar berjalan dengan mulus.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) belum lama ini telah menyepakati mantan Kapolri Jenderal (Purn) Polisi Badrodin Haiti sebagai Komisaris Utama.

Rini berharap, dengan jabatan Badrodin Haiti di Waskita Karya sebagai Komisaris Utama, mampu membantu mengawal proses pembebasan lahan dan yang berkaitan dengan hukum.

“Saya sebagai pemegang saham ya, Waskita Karya itu banyak sekali membangun jalan tol. Waskita juga saya dorong untuk membangun transmisi PLN, yang mereka sekarang lagi membangun 500 km di Sumatera. Sebentar lagi tambah 285 km lagi. Nah ini tidak terlepas urusannya secara hukum banyak pembebasan lahan,” kata Rini di Cirebon, Senin (28/11/2016).

Rini menambahkan, pengangkatan Badrodin berdasarkan usulan dirinya secara langsung kepada para pemegang saham.

Namun menurut Rini, Badrodin diminta untuk tidak secara langsung berkecimpung di operasional perusahaan. Badrodin diminta untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengawas.

“Kami melihat Pak Badrodin sebagai mantan Kapolri bisa membantu kami juga di lapangan. Itu yang kita harapkan. Penegakan hukum,” tuturnya.

“Yang pasti harus menerapkan fungsinya sebagai pengawas, jangan berkecimpung ke operasional perusahaan,” pungkas Rini.

“Permintaan saya. Terus terang Pak Choliq sebenarnya sudah mencari sejak lama calonnya,” tambah Rini.

Jadi Komut Waskita, Badrodin Haiti Dibebankan Misi Khusus | PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

Menurut Rini, Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq kerap datang kepadanya dengan kepala mengernyit. Pasalnya, beban yang diberikan pemerintah agar perseroan bisa menggarap banyak proyek infrastruktur kerap terbentur masalah hukum.

Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini menilai Badrodin Haiti akan mampu membantu Waskita Karya dalam menjalankan penugasan membangun infrastruktur prioritas negara. Rini mencatat, saat ini Waskita Karya banyak terlibat dalam proyek pembangunan jalan tol.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memberi tugas khusus kepada mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, yang ditunjuknya menjadi Komisaris Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk menggantikan Mohammad Hasan.

“Saya memang minta Pak Badrodin jadi komisaris utama. Karena ketika direksi datang menyampaikan keluhan, mereka butuh orang yang punya pengaruh. Pak Choliq sedikit frustasi dengan masalah itu,” kata Rini, dikutip dari kantor berita Antara, Senin (28/11).

“Mereka sekarang sedang membangun jalan tol 500 kilometer (km) di Sumatera. Lalu akan bertambah 285 km lagi. Pekerjaan ini tidak terlepas dengan urusan hukum karena banyak pembebasan lahan,” kata Rini di Cirebon.

“Jadi saya merasa Pak Badrodin bisa bantu melakukan persuasif agar semua pihak memahami bahwa kepentingan publik harus diutamakan,” jelasnya.

Rini menilai sosok Badrodin bisa membantu mengawal Waskita dalam menjalankan proyek di lapangan sehingga tidak tersandung persoalan hukum. Pasalnya, untuk pembebasan lahan saja, Waskita harus berurusan dengan perusahaan-perusahaan perkebunan swasta.

Menteri BUMN Dukung Badrodin Haiti Jadi Komut Waskita Karya | PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

PT Rifan Financindo Berjangka Pusat

“Pak Badrodin dinilai cakap dan memiliki kemampuan untuk ikut memajukan perusahaan. Pemerintah sebagai pemegang saham Waskita Karya mendukung,” kata Rini kepada pers saat meninjau perkembangan jalan tol Brebes-Pemalang, Senin (28/11).

Menteri BUMN Rini Soemarno mendukung mantan Kapolri Badrodin Haiti sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Waskita Karya (Persero) karena memiliki kemampuan yang bisa mendorong kemajuan perusahaan.

Rini optimistis Badrodin akan mampu menjalankan tugasnya sebagai Komisaris Utama Waskita Karya untuk menjadi perseroan yang lebih baik lagi. “Tentu harus ada kerja sama tim yang baik antara komisaris dan direksi. Saya optimis itu bisaberjalan baik,” kata Menteri Rini.

Menurut Rini, dengan kapasitas sebagai mantan Kapolri, Badrodin dinilai memiliki kecakapan dalam membantu Waskita Karya dalam mengembangkan usaha. “Bisnis Waskita saat ini banyak membangun jalan tol dan ini memiliki banyak persinggungan dengan masyarakat dan perusahaan yang harus dipindahkan,” katanya.

Waskita Karya, kata Rini, saat ini memiliki banyak pembangunan proyek jalan tol dan beberapa di antaranya memiliki masalah antara lain soal pembebasan lahan dan memindahkan lokasi pabrik. Seperti di Sumatera, ruas jalan tol ada yang terkendala pembangunan karena soal pembebasan lahan.

Desi Ariyani, telah diangkat sebagai Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) pada Jumat (25/11/2016) menyepakati Badrodin sebagai Komisaris Utama menggantikan Muhammad Hasan. Badrodin akan diangkat secara resmi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno. Selain memutuskan nama pengganti Hasan, RUPSLB WSKT juga memutuskan pemberhentian dengan hormat Desi Ariyani selaku Direktur Operasi WSKT.

PT Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s