Uncategorized

Sosialisasi tax amnesty ke UKM masih minim

Prioritas periode kedua Tax Amnesty yaitu UKM| PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Jakarta STC

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Jakarta STC

Kurangnya pemahaman dan sosialisasi dari petugas pajak masih menjadi kendala. Padahal selama lima bulan ini, mulai dari Presiden RI, Menteri Keuangan, Dirjen Pajak sampaik Kepala kantor pajak gencar sosialisasi amnesti pajak. Bahkan setiap harinya media cetak, online maupun elektronik menayangkan berita amnesti pajak.

Prioritas periode kedua Program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty yaitu menjaring sebanyak-banyaknya pelaku usaha kecil menengah (UKM). Namun langkah ini tidaklah mulus, dari 57 juta UKM hanya 120.000 UKM yang ikut tax amnesty.

Berdasarkan pantauan dari lima narasumber dari kalangan UKM di Mall Kalibata City Square yang ditanyai, hanya satu orang yang tahu tentang tax amnesty, itupun hanya sekedar tahu. Alasan mereka bisa dibilang hampir sama yaitu tidak adanya penyuluhan dari petugas pajak.

Dengan kondisi ini bisa diartikan petugas pajak harus kerja lebih keras lagi untuk menyosialisasikan program tersebut kepada pelaku UKM. Hestu Yoga Saksama, Direktir Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak bilang untuk pelaku UKM pihaknya tidak akan menunggu bola melainkan menjemput bola.

Contohnya Ari pedagang minyak wangi dan kacamata ini mengutarakan bahwa dirinya tidak tahu tentang tax amnesty dan dia juga belum pernah membayar pajak.

“Kita datangi pusat-pusat bisnis untuk melakukan sosialisasi ke pusat-pusat bisnis di seluruh Indonesia. Pada prinsifnya mereka mau ikut namun terkendala ketidaktahuan. Makanya kita kita akan bimbing dan ajak untuk ikut tax amnesty,” papar Hestu.

Namun ketika ditanya, dia bilang sebagai warga negara yang baik mau membayar pajak asal ada penyuluhan. “Kita tidak tahu karena belum ada penyuluhan,” ungkap Ari, Selasa (29/11).

Hestu juga bilang bahwa peran UKM dalam membayar pajak itu sangat penting. Sebab selama ini UKM menjadi tulang punggung penerimaan negara. Dan itu terbukti saat krisis 1998 dan 2009 dimana perusahaan besar banyak yang gulung tikar, namun UKM tetap bertahan.

Selain itu, dalam rangka jemput bola DJP juga membuka counter pembayaran pajak di pusat-pusat bisnis. Kemudian bekerjasama dengan asosiasi pelaku UKM agar ikut melakukan sosialisasi. “Kita juga melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Penangkapan HS Tak Pengaruhi Tax Amnesty Periode 2 | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Jakarta STC

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Jakarta STC

“Saya secara pribadi tetap optimistis bahwa kejadian tersebut tidak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Tax Amnesty periode kedua,” kata praktisi perpajakan Ronsi B Daur dalam pernyataan yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Selasa (29/11).

“Saya sangat menyayangkan kejadian ini karena dilakukan oleh pejabat yang lagi giat menarik simpati masyarakat lewat program Tax Amnesty,” ungkapnya lagi.

Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) terhadap pejebat eselon tiga Direktorat Jenderal Pajak berinisial HS beberapa hari lalu dinilai tak akan mengganggu program pengampunan pajak atau Tax Amnesty periode kedua.

Meski demikian, ia sangat menyangkan bahwa masih ada pejabat di Direktorat Jenderal Pajak yang bermain-main dengan pajak di tengah upaya lembaga tersebut sedang menarik simpati rakyat.

Ia pun berharap, kasus hukum yang menjerat HS ini diselesaikan sesuai aturan hukum yang berlaku. “Kita serahkan saja kepada KPK sebagai otoritas yang punya wewenang,” pungkasnya.

Di Depan Pengusaha Properti, Jokowi: Baru 5% Wajib Pajak yang Ikut Tax Amnesty | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Jakarta STC

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Jakarta STC

Periode II Tax Amnesty tengah berangsung dan akan berakhir pada Desember 2016 ini. Menurut catatan Presiden Joko Widodo (Jokowi), saat ini baru ada 5% wajib pajak yang mengikuti program pengampunan pajak ini.

“Kemarin saya buka berapa yang ikut tax amnesty di seluruh daerah, belum ada 5% dari seluruh wajib pajak kita, jadi masih ada 95% yang akan saya kejar terus, tugas saya mengejar saudara yang belum ikut tax amnesty agar semuanya clear di bidang perpajakan kita,” ujar Jokowi dalam kesempatan tersebut.

Demikian disampaikan Jokowi saat sambutan dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Real Estate Indonesia (REI) ke XV, di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2016). Acara ini dihadiri ribuan pengusaha properti anggota REI dari seluruh Indonesia.

“Periode kedua juga diharapkan tax amnesty masih dimanfaatkan oleh seluruh pengusaha, saya harapkan seluruh anggota REI yang belum ikut tax amnesty segera ikut, mumpung tarifnya masih 3%,” ujar Jokowi.

“Kita periode pertama menjadi tax amnesty yang paling sukses di dunia, karena dari deklrasi harta yang mencapai 3.483 triliun di periode I ini betul-betul angka yang besar sekali, nanti banyak yang bisa ditempatkan investasi sektor properti,” ujar Jokowi.

Ia berharap agar seluruh wajib pajak yang belum mengikuti periode II tax amnesty untuk segera mendaftar. Jokowi juga berpesan kepada anggota REI yang hadir dan yang belum mengikuti tax amnesty hingga saat ini untuk segera mengikuti tax amnesty karena tarifnya masih 3%.

Jokowi mengapresiasi pencapaian periode I tax amnesty dana deklarasi yang mencapai Rp 3.483 triliun. Meski begitu, dia berpesan agar banyak investasi di sektor properti yang dilakukan WP yang telah mengikuti tax amnesty.

“Itu 70%-nya UMKM, sekitar 35-40 ribuan. Kita arahnya di periode kedua ini UMKM,” ungkap Hestu saat melakukan sosialisasi tax amnesty di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (14/11/2016).

Seperti diketahui, Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama menyebutkan, total wajib pajak (WP) yang mengikuti tax amnesty pada bila Oktober – November 2016 ini, telah mencapai 55 ribu WP.

PT Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s