Uncategorized

Mengungkap Istilah Ketidakpastian Ekonomi dalam Kamus Sri Mulyani

Menkeu menjelaskan makna ketidakpastian ekonomi di Indonesia | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencoba menjelaskan makna ketidakpastian ekonomi di Indonesia. Menurutnya pergerakan ekonomi merupakan sebuah hal yang tak bisa dipegang dan dipastikan. Bahkan, di dunia ini bisa dikatakan tak ada yang pasti. Dirinya pun mengutip penyataan mantan Presiden AS Franklin Roosevelt.

Banyak orang menilai kondisi ekonomi saat ini sedang dilanda ketidakpastian, seiring dengan masih terjadinya ketidakpastian ekonomi global. Namun, perlu pemahaman yang mendalam untuk mengetahui arti sesungguhnya ketidakpastian tersebut.

Menurut dia agak sulit menghubungkan bingkai ketidakpastian ekonomi dengan sesuatu yang pasti. Apalagi, dalam mengelola ekonomi tentu ada tujuan akhir yakni menjadikan masyarakat yang adil dan makmur.

“Kalau candanya Presiden AS dalam dunia ekonomi, yang pasti hanya dua, mati dan pajak. Itu saja,” kata Ani, biasa ia disapa, di Bali, Kamis (8/12/2016).

Padahal, jika masyarakat sadar bahwa penting menaruh uangnya di bank demi menggerakkan perekonomian dalam negeri, tentu ekonomi Indonesia tak akan terpengaruh dengan dinamika yanng terjadi di luar.

Selama ini yang membuat ketidakpastian dalam ekonomi yakni masyarakat itu sendiri. Masyarakat membuat hidup mereka tak pasti dan banyak di antara mereka masih menyimpan uangnya di bawah bantal.

“Mungkin tidak langsung di perbankan tapi di bawah bantal atau beli benda logam atau aset lainnya, sehingga tidak langsung masuk ke capital market atau financial instrument,” ujar dia.

“Jadi agar orang itu makin lama hidupnya makin tenang dan kepastian. Itu menciptakan lingkungan ekonmi yang lebih pasti lagi. Dengan begitu Indonesia bisa lebih kuat dari ketidakpastian,” pungkas dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menegaskan, kedepannya pihaknya akan mendisiplinkan masyarakat untuk melakukan aktivitas menabung. Selain untuk menguatkan perekonomian, juga tentu membuat hidup mereka lebih pasti, terutama di hari tua. Salah satu caranya yakni dengan memasukkan dananya ke instrumen pensiun.

Sri Mulyani Was-was Ada Lonjakan Pengangguran Akibat Kemajuan Teknologi | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

Hal ini diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam seminar bertajuk Unlocking Public and Private Investment in Indonesia: Role of Financial Sector di Hotel Hilton, Bali, Rabu (8/12/2016).

Dalam situasi yang biasa terjadi di masyarakat, ketika seorang yang berasal dari keluarga petani, maka kemudian keturunan selanjutnya juga menjadi petani. Ada kecenderungan cara yang digunakan untuk bertani bersifat sama artinya turun temurun.

Indonesia dihadapkan kepada ancaman kemajuan teknologi yang bergerak cepat dalam beberapa waktu terakhir. Bila tidak ada antisipasi mulai dari sekarang, maka angka penggangguran bisa melonjak.

“Teknologi selalu mengalami kemajuan. Selalu ada perubahan teknologi dengan sangat cepat. Ini bisa mengancam tenaga kerja Indonesia,” jelasnya.

Ada banyak sektor lain yang juga terancam kemajuan teknologi. Posisi tenaga kerja bisa saja digantikan oleh teknologi tersebut. Misalnya adalah industri padat karya yang memiliki jumlah tenaga kerja sangat besar.

“Teknologi itu bisa menutup peluang untuk industri padat karya untuk tumbuh. Kalau lapangan kerja tidak tersedia cukup banyak maka angka pengangguran akan bertambah. Kita harus segera mempersiapkan,” paparnya.

Sri Mulyani belum melihat adanya kemajuan masyarakat untuk mengenal teknologi yang ada ataupun menciptakan teknologi baru. Di mana seharusnya diharapkan bisa mendorong peningkatan produktivitas.

“Jadi ada pola berulang yang terjadi di masyarakat dari orang tua ke anaknya juga,” ujar Sri Mulyani.

Antisipasi yang diperlukan memang harus dalam jangka pendek dan panjang. Bila hanya mengandalkan pendidikan yang berjalan sekarang, sulit untuk menciptakan tenaga kerja yang bisa mengimbangi kemajuan teknologi.

“Saat sekolah dengan dunia kerja itu berbeda. Tenaga kerja kita harus memiliki skill khusus yang diakui,” tandasnya.

Misalnya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA). Menurut Sri Mulyani ada ketidakmampuan lulusan SMA untuk langsung beradaptasi dengan dunia kerja. Sehingga dibutuhkan pelatihan khusus agar kemampuannya sesuai dengan lapangan kerja yang dituju.

Sri Mulyani Janji Cairkan Dana Bantuan Bencana untuk Aceh | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia mengatakan anggaran tanggap darurat bencana selalu disediakan setiap tahunnya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Jadi untuk bencana alam seperti Aceh, sesudah tanggap darurat akan kami lakukan assessment secepatnya. Pasti nanti akan muncul kebutuhan anggaran dan kita akan langsung mengalokasikan anggaran untuk membiayai itu,” ujar Sri Mulyani di sela acara International Forum on Economic Development and Public Policy di Nusa Dua, Bali, Kamis (8/12).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berjanji akan merespons cepat kebutuhan anggaran untuk pemulihan Kabupaten Pidie Jaya, Aceh yang rusak akibat Gempa bumi sebesar 6,5 skala richter (SR). Gempa yang terjadi pada Rabu (7/12) lalu itu menelan korban jiwa sebanyak 94 orang dan membuat ratusan bangunan rusak berat.

Dana tersebut dapat digunakan untuk mengatasi berbagai kejadian tidak terduga seperti bencana alam, masalah kemanusiaan, hingga kebutuhan pengiriman pasukan pengamanan ke luar negeri.

“Kita sudah pernah alami bencana waktu di Yogyakarta, biasanya ada mekanisme menentukan rusak parah, rusak sedang atau rusak ringan dan ada cara pemerintah untuk bantu itu. Kita akan coba agar Aceh tidak alami penderitaan yang terlalu besar karena bencana ini,” ujarnya.

Ia mengatakan dalam kurun waktu dua hingga tiga hari, program pemulihan Aceh harus difokuskan untuk menyalamatkan manusianya terlebih dahulu. Sementara untuk pemulihan infrastruktur bisa dilakukan setelah situasi dianggap kondusif.

Dari total tersebut sebesar Rp986 miliar dialirkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sesuai rencana akan dikucurkan Rp653 miliar untuk membiayai program penanggulangan bencana dan sisanya untuk membiayai program dukungan manajemen BNPB.

Sebagai informasi, total alokasi anggaran penanggulangan bencana dalam APBN 2016 sebesar Rp3 triliun. Dari total dana tersebut, yang bisa dicairkan sewaktu-waktu jika terjadi situasi darurat sebesar Rp 1,5 triliun.

Rifanfinancindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s