PT Rifan Financindo · Rifan Financindo · Rifanfinancindo

Penerapan Good Corporate Governance di BCA

BCA mendapatkan predikat instansi yang sangat terpercaya| PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Axa

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Axa

Jelang pergantian tahun, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berhasil mendapatkan penghargaan sebagai instansi berpredikat sangat terpercaya karena memiliki tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Penghargaan ini diberikan dalam acara Indonesia Good Corporate Governance 2016: The Most Trusted Companies 2016.

Tingginya transaksi yang dilakukan nasabah membuat BCA tak boleh main-main dalam menerapkan GCG.

Eduard Guntoro Purba, Kepala Divisi Risk Manajemen BCA, menuturkan penghargaan ini diraih BCA karena perusahaan ini mampu menerapkan GCG yang terintegrasi dengan Risk dan Compliance. Hal ini menjadi kunci bagi perseroan untuk memberikan dan meningkatkan kemampuan dalam melayani nasabah. Sebab, BCA merupakan bank yang dikenal luas sebagai The Biggest Transactional Banking, bahkan di tingkat ASEAN.

Menurut Edward, beberapa tahun belakangan, perkembangan internet banking dan mobile banking mengalami pertumbuhan yang signifikan. Hal ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa teknologi akan menjadi tulang punggung atau backbone bagi transaksi perbankan.

Tingginya transaksi yang dilakukan nasabah membuat BCA tak boleh main-main dalam menerapkan GCG. Maklum, setiap harinya, BCA melayani 12 juta transaksi, di mana 42 persen dari transaksi tersebut dilakukan melalui ATM, 37 persen lewat internet banking, 17 persen pakai mobile banking, dan sisanya hanya 4 persen melalui kantor cabang.

a mengungkapkan terdapat empat tantangan besar yang dihadapi perseroan dalam menyediakan layanan transactional banking. Pertama, kompleksitas operasional. Eduard mencontohkan, BCA memiliki tantangan tersendiri dalam mengelola 17.000 mesin ATM yang dimilikinya. Asumsi saja, jika satu unit mesin ATM rata-rata diisi dengan saldo Rp 500 juta, maka harus ada pengelolaan uang lebih kurang Rp 8,5 triliun.

“Memerlukan suatu pengelolaan manajemen yang sangat baik mulai dari pemilihan vendor untuk pengelolaan uang, strategi penempatan lokasi ATM, dan juga teknologi ATM, untuk tetap dapat melayani kebutuhan masyarakat,” ucap Eduard.

“Penyerangan kejahatan perbankan dilakukan oleh pihak-pihak yang mahir bahkan berasal dari luar negeri,” ungkap Eduard.

Kedua, hal yang lebih kompleks lagi yang dihadapi BCA sebagai perbankan yang memiliki kekuatan dalam transactional banking adalah serangan kejatahan perbankan. Eduard menyebut, sedikitnya terdapat 80.000 serangan kejahatan perbankan. Artinya, setiap satu detik terjadi serangan terhadap transactional banking dalam bentuk spam, virus, dan sebagainya.

Ketiga adalah new financial technology atau fintech. Menyikapi hal ini, kata Eduard, Industri perbankan harus merangkul dan melakukan sinergi atas perkembangan teknologi finansial teranyar ini.
Keempat dan yang tidak kalah penting adalah pemenuhan terhadap regulasi industri perbankan yang semakin banyak. Tidak hanya berasal dari dalam negeri, regulasi industri perbankan juga dilakukan secara internasional. Perbankan pun harus merogoh biaya yang tidak murah guna memenuhi regulasi tersebut.

Oleh karena itu, untuk terus menerapkan GCG secara berkesinambungan, BCA mengembangkan Governance, Risk, and Compliance (GRC) Framework. Di mana, GRC Framework menyatu sebagai budaya kerja perseroan.

“Pada dasarnya BCA sepakat bahwa regulasi dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap nasabah dan juga melindungi bank secara berkesinambungan,” kata Eduard.

Aspek-aspek tersebut, menjadikan BCA menjadi bank yang kuat dalam transactional banking. Menurut Eduard, keberadaan BCA sebagai The Biggest Transactional Banking, merupakan suatu pengejawantahan dari visi dan misi BCA.

“Kuncinya adalah bagaimana GRC menjadi budaya dan bisa membangun iklim dan mainset individu yang mempromosikan trust, integritas dan accountability. GRC merupakan proses berkesinambungan yang menjadi budaya organisasi,” jelas Eduard.

Di mana, visi BCA adalah menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia. “Tagline sebagai pilihan utama, bukan pilihan satu-satunya, menunjukkan BCA membuka diri terhadap kerjasama antar perbankan,” kata Eduard.

Kedua, memahami beragam kebutuhan nasabah dan memberikan layanan finansial yang tepat untuk tercapainya kepuasan optimal bagi nasabah. Dan terakhir, meningkatkan nilai franchise dan stakeholder BCA.

Untuk mewujudkan hal tersebut, terdapat tiga misi yang dirumuskan stakeholder perseroan. Pertama adalah membangun institusi yang unggul dibidang penyelesaian pembayaran dan solusi keuangan bagi nasabah bisnis dan perseorangan.

BCA Tawarkan Rupiah Baru Sampai Rp55 M di Tiap Cabang | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Axa

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Axa

PT Bank Central Asia Tbk menyediakan uang rupiah baru di sejumlah kantor cabang yang tersebar di Indonesia. Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin meningkat, BCA menyiapkan uang tunai emisi 2016 dengan total mencapai Rp30 miliar hingga Rp55 miliar per hari di setiap kantor cabang di wilayah Indonesia.

Jan menilai, jumlah uang yang disediakan oleh perseroan cukup untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin tinggi. Maklum, animo masyarakat terhadap uang NKRI dengan tampilan baru meningkat sejak pertama kali diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo Jumat (16/12) lalu.

“Sudah mulai tersedia di cabang terlebih dahulu. Baru kemudian di ATM (anjungan tunai mandiri),” ujar Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra kepada wartawan, Rabu (28/12).

Nasabah tetap dapat dapat menggunakan layanan electronic channel, seperti ATM BCA, internet banking (KlikBCA), mobile banking (m-BCA) dan SMS Banking selama liburan Natal & Tahun Baru. Adapun, untuk setoran tunai, nasabah dapat menggunakan ATM Setoran Tunai dan ATM STAR (Setor Tarik) BCA yang selalu siap 24 jam.

Selain penyediaan uang tunai, BCA juga melakukan persiapan di seluruh mesin ATM BCA untuk memastikan bahwa ATM beroperasi dengan baik dan layanan nasabah berjalan lancar. “Jadi, ATM BCA selalu siaga melayani masyarakat yang ingin bertransaksi,” pungkasnya.

Hal ini terlihat dari antrian di setiap kantor cabang yang mengular mulai jam operasional diberlakukan hingga berakhir, dimana masyarakat berbondong-bondong memburu uang rupiah baru.

“Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, BCA telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp 15 Triliun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai masyarakat dan akan memberikan layanan terbaiknya pada saat libur Natal dan Tahun Baru”, terang Jahja dalam keterangan resminya.

Jelang Libur Panjang, BCA Siapkan Uang Tunai Rp15 Triliun | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Axa

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Axa

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, perseroan telah menyiapkan dana untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai masyarakat.

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi tunai selama libur Natal dan Tahun Baru 2017 dengan menyiapkan dana ekstra.

Selain penyediaan uang tunai, BCA juga melakukan persiapan di seluruh mesin ATM BCA untuk memastikan bahwa ATM beroperasi dengan baik dan layanan nasabah berjalan lancar selama libur panjang.

“Kami siapkan uang tunai sebesar Rp15 triliun dan akan memberikan layanan terbaik pada saat libur Natal dan Tahun Baru”, ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (27/12/2016).

Nasabah tetap dapat dapat menggunakan layanan electronic channel seperti ATM BCA, internet banking dan mobile banking.

“Jadi ATM BCA selalu siaga melayani masyarakat yang ingin bertransaksi,” pungkasnya.

Sementara untuk setoran tunai, nasabah dapat menggunakan ATM Setoran Tunai dan ATM STAR (Setor Tarik) BCA yang dibuka 24 jam.

PT Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s