PT Rifan Financindo · Rifan Financindo · Rifanfinancindo

Uang Tebusan Tembus Rp100 Triliun, Sri Mulyani Masih Kecewa

Hanya sekitar 461 ribu WP yang meminta amnesti pajak | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

Program pengampunan pajak (tax amnesty) yang digelar pemerintah sejak Juli 2016 lalu, dinyatakan sebagai program yang paling sukses pelaksanaannya di dunia. Meski demikian, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku masih menyimpan rasa kecewa.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia mencatat, dari jutaan WP yang terdaftar di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), hanya sekitar 461 ribu WP yang meminta amnesti pajak. Mengutip dashboard amnesti pajak per hari ini, Kamis (29/12) jumlah WP yang ikut program tersebut sudah bertambah jadi 567.812 orang.

Kekecewaan tersebut diungkapkan Sri Mulyani saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Malang (UMM) pada Rabu (28/12) kemarin. Dikutip dari laman Kementerian Keuangan, ia kembali mengeluhkan rendahnya partisipasi Wajib Pajak (WP) dalam program tersebut.

Sementara jumlah harta yang dideklarasikan per hari ini mencapai Rp4.182 triliun, terdiri dari deklarasi dalam negeri Rp3.036 triliun, deklarasi luar negeri Rp1.005 triliun, dan repatriasi mencapai Rp141 triliun.

“Tax Amnesty kita cukup sukses, tapi faktanya dibanding jumlah wajib pajak terdaftar, baru sedikit yang ikut tax amnesty. Kalau WP bayar pajak dengan benar, yang tadinya penerimaan Rp1.300 triliun bisa meningkat jadi Rp2 ribu triliun sesuai kebutuhan belanja, jadi kita tidak perlu utang,” ungkap Sri Mulyani, dikutip Kamis (29/12).

Untuk jumlah uang tebusan, per hari ini jumlahnya menyentuh level Rp100 triliun dari target pemerintah Rp165 triliun.

“Selain itu, pemenuhan pajak akan mempertajam kemajuan belanja pendidikan hingga 27,4 persen, dan memperkuat pembangunan infrastuktur sebesar 123,4 persen,” tegasnya.

Rendahnya partisipasti tersebut menurut Sri Mulyani sangat disayangkan. Padahal setiap Rp1 triliun yang dibayarkan masyarakat melalui pajak setara dengan pembayaran 9.400 gaji guru, membantu 355 ribu orang miskin, bisa digunakan untuk membangun 155 kilometer jalan, membangun 3.451 jembatan, dan banyak hal lainnya.

Sri Mulyani: Hasil Tax Amnesty Tidak Akan Sespektakuler Periode I | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

Realisasi program pengampunan pajak atau tax amnesty pada periode II diperkirakan tidak akan sebesar periode sebelumnya. Khususnya untuk penerimaan negara dari uang tebusan peserta tax amnesty.

Menurut Sri Mulyani, wajib pajak besar sudah banyak yang ikut periode I. Maka dari itu uang tebusan yang didapatkan bisa hampir mencapai Rp 100 triliun.

“Karena wajib pajak besar yang setoran besar sampi ratusan miliar relatif semuanya sudah masuk. Meskipun kita tetap lihat list orang kaya itu yang diasumsikan masih ada harta kekayaan yang belum dimasukkan,” jelasnya.

“Kalau dari sisi kenaikan, tebusan nggak akan sespektakuler seperti yang pertama,” ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kantor. Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu malam (28/12/2016).

Terkait dengan repatriasi, Sri Mulyani tetap akan mengoptimalkan berbagai upaya. Hingga sekarang memang diketahui komitmen untuk memindahkan harta dari luar negeri baru senilai Rp 140 triliun.

“Kalau menganggap proses pemindahan harta mereka dari luar ke dalam, itu ongkosnya lebih besar ya mereka akan menetapkan di luar negeri. Fokus kita yang Rp 144 triliun itu dimaksimalkan untuk investasi di dalam negeri,” pungkasnya.

Sri Mulyani lebih fokus untuk menarik peserta tax amnesty semakin besar untuk penguatan data Ditjen Pajak ke depan. Ia pun akan mengevaluasi pelayanan dari Kantor Pajak Pratama (KPP).

“Ya nanti kita evaluasi. Saya sampaikan ke Kanwil, saya sudah ingatkan lagi karena dengan volume naik, ada yang mengirim whatsapp atau yang lain soal pelayanan. Tapi saya tidak mau ganggu Kanwil karena konsentrasinya adalah setoran sesuai janji mereka. Pelayanan nanti saya tegur setelah tahun baru,” paparnya.

Menteri Keuangan dorong UMKM ikut amnesti pajak | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) segera memanfaatkan program amnesti pajak tahap kedua yang akan selesai akhir bulan ini.

Dia akan meminta Kantor Pajak di seluruh Indonesia melakukan pendekatan ke wajib pajak orang pribadi, badan maupun UMKM supaya mereka memanfaatkan program tersebut.

“Untuk program amnesti pajak tahap kedua akan selesai pada tanggal 31 Desember 2016, diharapkan seluruh pelaku UMKM dan wajib pajak yang sudah memiliki NPWP segera memanfaatkan waktu ini,” katanya di Semarang, Kamis.

Sementara para periode kedua, hingga 28 Desember 2016 realisasi uang tebusan berdasarkan penerimaan surat setoran pajak baru mencapai Rp105 triliun, naik Rp7,8 triliun dari pencapaian pertama namun belum sesuai target awal Rp165 triliun.

“Saya mengimbau dengan sisa waktu sebelum berakhirnya amnesti pajak tahap kedua pada 31 Desember besok, saya harapkan seluruh wajib pajak bisa mengikuti tahap kedua. Manfaatkan waktu sebaik mungkin, karena dendanya masih kecil,” katanya.

Pada periode pertama penerapan program amnesti pajak, dana tebusan yang terkumpul sampai Rp97 triliun lebih.

“Oleh karena itu, para pegawai pajak akan terus diingatkan untuk mendekati wajib pajak yang belum mengikuti amnesti pajak tahap pertama agar mengikuti pada tahap kedua,” kata Menteri Keuangan.

PT Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s