PT Rifan Financindo · Rifan Financindo · Rifanfinancindo

Peternak Minta Penetapan Harga Acuan Ayam Hidup

Saat penetapan permendag, harga acuan ayam dan telur tidak disertakan | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

Puluhan peternak yang tergabung dalam “Gerakan Bela Peternak Ayam Pedaging dan Petelur” menuntut pemerintah menetapkan harga acuan ayam hidup di tingkat peternak dan pedagang.

“Sesuai amanah teman-teman, permasalahan harga ayam dan telur dampak dari Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan) No.63/2016 yang tidak singgung daging ayam dan telur, sehingga harga di lapangan liar semakin turun untuk peternak,” kata Ketua Bidang Hukum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan), Nano Supriyatna di Kantor Kemendag, Jakarta, Selasa, 28 Februari 2017.

Hal itu dilakukan lantaran penjualan di tingkat peternak semakin turun sejak empat tahun terakhir. Terhadap permintaan itu, mereka pun mendatangi Kementerian Perdagangan untuk audiensi.

Mereka merasa dianaktirikan karena saat penetapan Permendag No.63/2017 tentang harga acuan bahan pokok pangan, ayam dan telur tidak diikutsertakan. Padahal, ayam dan telur masuk dalam bahan pokok pangan dalam negeri.

Ia mencontohkan, harga ayam di tingkat kandang jatuh secara nasional di kisaran Rp13-14 ribu per kilogram (kg). Namun, di Jawa Tengah bisa sampai Rp9.000 per kg. Sementara itu, di pasar secara nasional harganya bisa sampai Rp30-34 ribu per kg.

“Disparitasnya sangat tinggi. Itu pun yang terjadi pada harga telur. Ini yang kami tuntut ke pemerintah untuk segera bertindak melindungi peternak rakyat. Kalau tidak disikapi segera kami bisa bangkrut,” kata Nano.

Direktur Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahja Widayanti mengatakan, tuntutan para asosiasi telah diproses oleh Kemendag untuk diajukan ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Sebagai informasi, kedatangan peternak ayam tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pertemuan sebelumnya dengan perusahaan integrator, asosiasi unggas, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), dan menteri pertanian di kantor Kementan pada 13 Februari lalu.

“Jadi, ini (kelanjutan) pertemuan sebelumnya di Kementerian Pertanian pas 13 Februari lalu. Di mana, untuk harga DOC (Day Old Chicks/anak ayam) akan ditentukan oleh menteri pertanian, dan harga ayam hidup ditetapkan oleh menteri perdagangan. Ini harus segera diselesaikan betul,” ujar Tjahja.

Curhat Peternak: Ayam di Kandang Rp 11.000/Kg, Sampai Pasar Rp 34.000/Kg | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

Ketua Bidang Hukum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan), Nano Supriyatna, mengungkapkan hal yang paling dikeluhkan yakni disparitas harga yang sangat tinggi antara harga ayam hidup di kandang dan pasar.

“Harga ayam live bird di kandang jatuh sampai Rp 11.000/kg, sementara harga di pasar sampai Rp 34.000/kg. Tolonglah kami ini diperhatikan, kalau masih seperti ini, sebulan lagi kita sudah bangkrut,” kata Nano di kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Peternak ayam rakyat mengeluhkan anjloknya harga daging ayam di tingkat kandang. Harga ayam hidup di kandang sendiri saat ini jatuh hingga Rp 11.000/kg, jauh di bawah harga pokok produksi (HPP) Rp 16.500-17.000/kg.

Mukhlis, peternak mandiri asal Bandung menuturkan hal yang sama. Menurutnya, harga ayam sering anjlok sudah terjadi sejak 4 tahun belakangan. Namun, harga ayam paling parah terjadi mulai tahun 2016.

“Sudah 4 tahun seperti ini terus. Kita di Januari dan Februari tahun ini sudah turun, tahun lalu di 2016 kita sudah terpuruk. Harga turun Rp 14.000/kg di kandang, tapi kemudian turun lagi hanya Rp 12.000/kg, tahun 2016 sudah rugi, tahun ini semakin nyungsep, bahkan ada di daerah lain yang harganya sampai Rp 9.000/kg,” ungkapnya

Hitung-hitungannya, harga ayam jika mengacu pada pada formula karkas, maka harga ayam di pasar dengan sudah mengambil margin, transportasi, dan biaya tenaga kerja maka harga normalnya tak sampai di atas Rp 30.000/kg. Itu pun dengan catatan harga ayam di kandang di atas HPP yakni Rp 18.000/kg.

“Karena kalau sesuai hitungan karkas rumusnya harga di kandang itu dikali dengan 1,65. Hasil kalinya itulah yang jadi harusnya jadi harga di pasar. Artinya kalau harga di kandang Rp 18.000/kg, di pasar Rp 29.700/kg. Lah ini kita harganya turun sampai Rp 11.000/kg, di pasar dari dulu enggak pernah turun dari Rp 34.000/kg,” jelas Nano.

Harga Daging Ayam Anjlok, Puluhan Peternak Datangi Kemendag | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan

Ketua Bidang Hukum Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan), Nano Supriyatna, mengatakan kedatangan para peternak ayam dan telur ini untuk menuntut perbaikan di tingkat peternak pada Kemendag.

“Ini ada disparitas harga yang sangat tinggi antara di kandang dan pasar. Harga ayam di tingkat kandang jatuh sampai ada yang Rp 11.000/kg, tapi di pasar harganya Rp 30.000-34.000/kg. Harga telur juga sama, jatuh juga,” ujar Nano kepada wartawan di kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Baca: Harga Ayam dan Telur Jatuh, Ini Harapan Peternak Pada Pemerintah

Puluhan peternak yang tergabung dalam Gerakan Bela Peternak Ayam Pedaging dan Petelur, hari ini mendatangi kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Jalan Ridwan Rais, Jakarta.

Diungkapkannya, kedatangan peternak ayam tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pertemuan sebelumnya dengan perusahaan integrator, asosiasi unggas, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), dan Menteri Pertanian di Kementerian Pertanian pada 13 Februari lalu.

Menurutnya, sebelumnya direncanakan ada 200 peternak ayam dari sejumlah daerah yang akan datang, namun lantaran peserta dibatasi untuk audiensi dengan Kemendag, maka hanya 50 orang yang datang.

Sementar untuk harga telur ayam sendiri saat ini di peternak jatuh hingga Rp 13.000/kg, jauh dari harga normalnya Rp 15.000/kg ke atas.

Para peternak ini ditemui oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahya Widayanti

“Jadi ini pertemuan sebelumnya di Kementerian Pertanian pas 13 Februari lalu. Di mana untuk harga DOC akan ditentukan oleh Menteri Pertanian, dan harga ayam hidup ditetapkan oleh Menteri Perdagangan. Ini harus segera diselesaikan,” kata Nano.

Rifan Financindo

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s