PT Rifan Financindo · Rifan Financindo · Rifanfinancindo

Sugih Energy Dapat Suntikan USD41 Juta

USD41 sebenarnya pinjaman yang bersifat mirip project finance | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

PT Sugih Energy Tbk (Sugi), melalui anak usaha mereka, Eastwin Global Investments Ltd (Eastwin) -pemegang hak 34 persen participating interest dari Wilayah Kerja Lemang di Jambi-, telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dari Mandala Funding (Caymans) Ltd dengan jumlah USD41 juta (sekitar Rp545,30 miliar) pada 23 Februari lalu.

“Kenaikan produksi akan berdampak pada meningkatnya pendapatan Sugi sehingga mampu meningkatkan nilai saham dari Pemegang Saham. Sumber pembayaran untuk fasilitas pinjaman ini diperoleh dari hasil produksi minyak dan gas yang dihasilkan dari wilayah kerja Lemang,” ujarnya dalam temu media di Gedung Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, kemarin.

Presiden Direktur Sugi Supriyanto mengatakan fasilitas ini didapatkan guna meningkatkan operasional dengan menaikkan produksi wilayah kerja Lemang, khususnya Lapangan Alkatara. Diharapkan, kenaikan produksi itu akan mampu meningkatkan nilai aset Lemang.

Mandala Funding (Caymans) Ltd merupakan bagian Mandala Energy Limited, sebuah perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas yang menguasai 35 persen dari proyek Blok Lemang.

Wadirut Sugi Rahman Akil menjelaskan fasilitas USD41 tersebut sebenarnya pinjaman yang bersifat mirip project finance. Pembayaran didasarkan hasil produksi minyak dari hasil Lemang, dengan durasi pengembalian dalam lima tahun dan opsi tambahan tiga tahun.

Sementara itu, sisanya sebesar 31 persen merupakan milik Hexindo Gemilang Jaya yang dalam kemitraan ini bertindak sebagai operator dalam pengembangan tersebut. Program kerja dan bujet Blok Lemang ialah USD45 juta-USD50 juta dan telah disetujui SKK Migas. Mereka membaginya menjadi tiga sesuai dengan proporsi masing-masing.

“Cash call 2016 yang kami refinance USD11 juta. Future, atau komitmen termasuk operasional di 2017 ialah up to USD20 juta dan sisanya untuk refinancing lainnya. Tiap-tiap perusahaan berkewajiban memenuhi cash call untuk develop asset.”

Jumlah itu digunakan untuk biaya operasi pada 2016 lalu, membayar utang, dan membiayai proyek selama 2017. Per November lalu status wilayah kerja Lemang sudah memproduksi 300 barel per hari dan gas 2 juta kubik per hari.

Upaya Sugih Energy Dongkrak Produksi Minyak dan Gas | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

Menurut Supriyanto, Direktur Utama Sugih Energy Tbk, saat ini wilayah Kerja Lemang telah berstatus produksi sejak bulan November 2016 dan pada tahun 2017 untuk lapangan Akatara direncanakan pengeboran 5 (lima) sumur pengembangan (“development wells”).

Untuk menggenjot produksi PT Sugih Energi Tbk, melalui entitas anak usahanya Eastwin Global Investments Ltd (“Eastwin”) pemegang hak 34% participating interest dari wilayah Kerja Lemang, telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dari Mandala Funding (Caymans) Ltd dengan jumlah sebesar US$ 41 juta.

Tahun ini, PT Sugih Energy Tbk (SUGI) menargetkan produksi minyak mencapai 1.500 BOPD (barrel oil per day). Padahal saat ini, perusahaan energi yang fokus pada sektor eksplorasi dan produksi minyak dan gas ini telah memproduksi minyak sebesar 300 BOPD dari Lapangan Akatara.

“Dengan telah ditandatanganinya fasilitas pinjaman ini, kami manajemen sangat optimis terhadap rencana peningkatan produksi dari wilayah kerja Lemang dan menunjukkan kepercayaan dari pihak investor luar terhadap kami,” katanya.

Baca: Sri Mulyani Beri Imbalan 6,9 Persen untuk Sukuk Ritel 009

Kenaikan produksi akan berdampak kepada meningkatnya pendapatan kepada SUGI sehingga mampu meningkatkan nilai saham dari Pemegang Saham. Adapun sumber pembayaran untuk fasilitas pinjaman ini diperoleh dari hasil produksi minyak dan gas yang dihasilkan dari wilayah kerja Lemang.

Supriyanto menambahkan fasilitas ini didapatkan guna meningkatkan operasional dengan menaikkan produksi wilayah kerja Lemang, khususnya Lapangan Akatara. Diharapkan kenaikan produksi ini akan mampu meningkatkan nilai aset dari Lemang.

Mandala Funding (Caymans) Ltd merupakan bagian dari Mandala Energy Limited sebuah perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas yang didukung oleh Kohlberg Kravis Roberts (KKR & Co. L.P).

Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan memenuhi kebutuhan modal kerja pada wilayah kerja Lemang untuk tahun 2016 dan 2017 sebagaimana diatur dalam Program Kerja dan Anggaran (Working Program and Budget) yang telah disetujui oleh pihak regulator, SKK Migas. Fasilitas ini juga digunakan untuk membayar kembali pinjaman (”refinancing”) kepada pihak ketiga.

Sedangkan Mandala Energy merupakan mitra bersama Eastwin dalam pengembangan lapangan wilayah kerja Lemang. Dalam kemitraan ini, PT Hexindo Gemilang Jaya telah disepakati bertindak sebagai Operator dalam pengembangan tersebut. Kepemilikan Mandala Energy dalam wilayah kerja Lemang adalah 35%.

Saat ini PT Sugih Energi Tbk memiliki 4 (empat) aset minyak dan gas dengan skema kontrak Production Sharing Contract (“PSC”). Seluruh aset minyak dan gas tersebut berada di daratan Sumatra (“on-shore”), dengan status dua wilayah kerja produksi yaitu Lemang dan Selat Panjang serta dua wilayah kerja dengan status eksplorasi yaitu Kalyani dan Selat Panjang non konvensional.

Diakuinya, produksi puncak dari lapangan Akatara di Wilayah Kerja Lemang ditargetkan bisa mencapai hingga 10.000 BOPD. Selain dari lapangan Akatara, wilayah kerja Lemang masih memiliki beberapa prospek lapangan yang secara struktur geologi berpotensi terdapat kandungan minyak dan gas.

Jual Sukuk Ritel SR 009, Pemerintah Tawarkan Imbal Hasil 6,90 persen | PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang

Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Suminto mengatakan, besaran imbal hasil SR 009 yang ditetapkan yakni sebesar 6,90 persen. Besaran ini lebih rendah dibandingkan SR 008 yang sebesar 8,30 persen.

“Besaran imbalannya yaitu sebesar 6,90 persen p.a. (fixed), dibayarkan setiap bulan pada tanggal 10,”ujar Suminto kepada Republika, Senin (27/2).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membuka penawaran sukuk ritel SR 009, berlaku mulai hari ini, Senin (27/2). Masa penawaran SR 009 yakni sejak 27 Februari-17 Maret 2017 melalui sebanyak 22 agen penjual.

Sukri ini dapat diperdagangkan di pasar sekunder dengan masa holding period satu kali periode penerimaan kupon. Artinya sukri ini dapat diperdagangkan mulai tanggal 10 April 2017. Adapun penjatahannya dilakukan pada 20 Maret 2017, sedangkan setelmen pada 22 Maret 2017.

Adapun sebanyak 22 Agen Penjual Sukuk Ritel 2017 yaitu Bank Mandiri, BTN, Bank Permata, BNI, OCBC NISP, BCA, BRI, BSM, HSBC, Danamon Indonesia, ANZ Indonesia, Bank Muamalat, Standard Chartered, CIMB Niaga, Maybank, Bank Commonwealth, Trimegah Sekuritas, BRISyariah, Citibank, DBS Indonesia, Bank Mega dan Bank Panin Indonesia.

Sebelumnya Suminto menyebutkan, target indikatif yang dibidik pemerintah dari surat utang syariah ini tidak akan mendekati emisi SR 008 yang menawarkan imbal hasil sebesar 8,30 persen. Tercatat pada Maret 2016 lalu, emisi SR 008 berhasil menggalang dana dari investor ritel sebesar Rp 31,5 triliun.

Adapun untuk target pembiayaan, kata Suminto, dana yang berhasil dihimpun dari penerbitan sukuk SR 009 ini nantinya akan digunakan untuk general financing. Sukuk yang ditargetkan untuk investor individu ini ditawarkan dengan nominal pembelian minimal adalah senilai Rp 5 juta per orang, dengan kelipatan maksimal Rp 5 miliar.

“Kira-kira angka penerbitan ORI terakhir, ORI 013 yang sebesar Rp 19,691 triliun itu bisa menjadi referensi,”ujar Suminto.

Rifanfinancindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s