PT Rifan Financindo · Rifan Financindo · Rifanfinancindo

Rupiah Menguat Tipis, Kerja Sama Saudi RI Jadi Sentimen Positif

Rupiah bergerak menguat tipis lima poin menjadi Rp 13.355 | PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa dolar AS terlihat mendominasi di pasar global sehingga menahan penguatan rupiah lebih tinggi. “Kombinasi antara penurunan harga minyak mentah dan ekspektasi kenaikan suku bunga di AS dapat mendorong dolar AS kembali terapresiasi,” kata Ariston Tjendra. Ia mengatakan bahwa pelaku pasar kini sedang mencermati komentar-komentar lebih lanjut mengenai peluang kenaikan suku bunga dari pejabat The Fed, termasuk dari Janet Yellen.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan bahwa mata uang rupiah menguat terhadap dolar AS, tetapi cenderung terbatas karena dibayangi oleh potensi kenaikan suku bunga bank sentral AS (Fed Fund Rate). “Di tengah situasi itu, pelaku pasar uang cenderung berhati-hati untuk masuk ke dalam aset-aset mata uang berisiko, salah satunya rupiah,” kata Reza di Jakarta, Senin.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (6/3) pagi bergerak menguat tipis sebesar lima poin menjadi Rp 13.355, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp 13.360 per dolar AS.

Menurut dia, salah satu sentimen positif dari domestik yang menopang rupiah yakni adanya kesepakatan kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi. “Diharapkan kerja sama antar megara itu dapat menjaga pertumbuhan ekonomi domestik,” katanya.

Rupiah Diramal Menguat Tipis | PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka

Secara tren dan peluang, laju rupiah masih berpotensi melanjutkan pelemahan seiring dengan sikap pelaku pasar yang masih cenderung memburu USD.

“Rupiah masih berpotensi bergerak sideways dengan kecenderungan menguat tipis dengan memanfaatkan pelemahan sebelumnya. Tetap cermati dan antisipasi berbagai sentimen yang dapat berpengaruh pada berubahnya rupiah,” ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin (6/3/2017).

Namun demikian, diharapkan sentimen The Fed tersebut dapat berangsur berkurang seiring sikap The Fed yang sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan, terutama penilaiannya terhadap data ketenagakerjaan.

Diperkirakan Reza, rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support Rp13.407/USD dan resisten Rp13.350/USD.

“Pelaku pasar cenderung memburu USD. Sementara itu, masih minimnya sentimen yang signifikan dapat berpengaruh pada kenaikan laju rupiah membuat potensi kenaikan rupiah masih tertahan,” pungkasnya.

Sementara, skenarionya terhadap laju rupiah, di mana masih akan cenderung melemah terbatas tampaknya sesuai. Masih adanya imbas dari pidato Trump dimana berpengaruh pada percepatan kenaikan suku bunga The Fed telah membuat laju rupiah masih dalam pelemahannya.

Rupiah dibuka menguat di level Rp 13.366 per USD | PT Rifan Financindo Berjangka

PT Rifan Financindo Berjangka

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) dibuka menguat di perdagangan hari ini, Senin (6/3). Rupiah dibuka di level Rp 13.366 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.383 per USD.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo mengatakan nilai tukar Rupiah bergerak relatif stabil dengan kecenderungan menguat di tengah peningkatan ketidakpastian terkait arah kebijakan AS. Rupiah sempat mengalami tekanan pada triwulan IV-2016, secara point to point Rupiah melemah sebesar 3,13 persen menjadi Rp 13.473 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah bergerak cenderung menguat sepanjang perdagangan. Rupiah tadi pagi dibuka di Rp 13.366 per USD dan bergerak di level Rp 13.350-an per USD.

Baca: RAJA SALMAN: Kerjasama 4 Kilang Minyak Ciptakan 10 Ribu Lowongan Pekerjaan

“Tekanan terhadap Rupiah antara lain berasal dari meningkatnya ketidakpastian global terkait Pilpres AS, kenaikan FFR dan meningkatnya kebutuhan USD untuk pembayaran utang luar negeri pada akhir tahun,” ujar Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (16/2).

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus mewaspadai perkembangan risiko ketidakpastian keuangan global dan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar agar sesuai fundamental dengan tetap menjaga bekerjanya mekanisme pasar,” katanya.

Namun demikian, Agus mengatakan Rupiah kembali menguat sebesar 0,9 persen menjadi Rp 13.352 pada Januari 2017. Penguatan ini seiring dengan aliran modal asing yang kembali masuk ditopang oleh persepsi positif investor terhadap perekonomian domestik.

Rifan Financindo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s