PT Rifan Financindo · Rifan Financindo · Rifanfinancindo

Emiten Gas Industri Emisi Obligasi Rp400 Miliar

pt. rifan financindo berjangka embong kaliasin, kota surabaya, jawa timur

Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk refinancing surat utang jatuh tempo | pt. rifan financindo berjangka embong kaliasin, kota surabaya, jawa timur

Wakil Direktur PT Aneka Gas Industri, Rachmat Harsono mengatakan dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk membayar kembali (refinancing) surat utang jatuh tempo dan beberapa kewajiban. Melalui aksi korporasi ini akan berdampak positif bagi kinerja Perseroan di masa mendatang sekaligus untuk mencapai target pertumbuhan.

PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII), menerbitkan obligasi konvensional dan sukuk ijarah sebesar 400 miliar rupiah. Emisi surat utang tersebut merupakan bagian dari skema Penawaran Umum Berkelanjutan I (PUB I) melalui obligasi sebesar 500 miliar rupiah dan sukuk ijarah 500 miliar rupiah.

“Kami berharap dapat menghimpun dana dari masyarakat untuk refinancing surat utang jatuh tempo maupun kewajiban kami pada beberapa kreditur,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (27/4). Penerbitan obligasi konvensional akan dilakukan secara bertahap, yakni tahap pertama melalui Penawaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap I 2017 sebesar 100 miliar rupiah, terdiri dari dua seri yakni seri A berjangka waktu 3 tahun dan seri B berjangka waktu 5 tahun.

Obligasi dan sukuk ijarah AGII mendapatkan peringkat A- (idn) (Single A Minus) dari PT Fitch Ratings lndonesia. Bertindak sebagai penjamin emisi obligasi yaitu PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas. Perseroan akan melakukan penawaran umum pada 26 hingga 29 Mei 2017 dan dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juni 2017.

Sepanjang 2016, penjualan Perseroan mengalami kenaikan 15,75 persen mencapai 1,651 triliun rupiah dari periode 2015 sebesar 1,426 triliun rupiah. Peningkatan penjualan bersih disebabkan peningkatan penjualan produk gas sebesar 13,87 persen menjadi 1,490 triliun rupiah yang diperoleh dari peningkatan volume sebesar 17,27 persen.

Begitu juga dengan penerbitan sukuk ijarah akan diterbitkan secara bertahap, yakni tahap pertama diterbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I 2017 sebanyak 300 miliar rupiah, terdiri dari dua seri yakni seri A berjangka waktu 3 tahun dan seri B berjangka waktu 5 tahun. Adapun Perseroan menawarkan kupon obligasi dan sukuk ijarah terdiri dari dua seri di kisaran 9,5-10,5 persen untuk tenor 3 tahun dan 9,75-10,75 persen untuk tenor 5 tahun.

Menurut Rahmat, dana hasil penerbitan obligasi emiten gas industri di bawah Samator Groupini seluruhnya akan digunakan untuk refinancing Obligasi Aneka Gas Industri II Tahun 2012. Obligasi senilai 200 miliar rupiah yang akan jatuh tempo pada 18 Desember 2017. Sedangkan dana penerbitan sukuk ijarah akan digunakan seluruhnya untuk refinancing Sukuk ljarah Aneka Gas industri ll Tahun 2012 senilai 190 miliar rupiah dan beberapa kewajiban Perseroan pada beberapa kreditur.

Indosat Tawarkan Obligasi dan Sukuk Berbunga Hingga 9,45% | pt. rifan financindo berjangka embong kaliasin, kota surabaya, jawa timur

PT Indosat Tbk (ISAT) hari ini mengumpulkan para investor melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Indosat Tahap I-2017 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Indosat Tahap I 2017. Keduanya diterbitkan dalam bentuk rupiah dengan jumlah emisi sebanyak-banyaknya Rp 3 triliun.

“74,8% akan digunakan untuk refinancing dan sisanya untuk pengembangan bisnis,” kata Presiden Direktur Indosat Alexander Rusli di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Total nilai emisi tersebut terdiri dari obligasi sebesar Rp 2,7 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp 300 miliar. Dana yang dihimpun dari aksi korporasi itu rencananya akan digunakan untuk pelunasan penuh atau sebagian dari pinjaman rupiah (refinancing), serta pengembangan usaha.

Bookbuilding akan dilaksanakan mulai tanggal 27 April 2017 hingga 10 Mei 2017. Tanggal efektif diharapkan didapatkan pada tanggal 22 Mei 2017, sehingga pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat dilakukan pada 2 Juni 2017.

Untuk obligasi terdiri atas 5 seri dengan jangka waktu 3 hingga 10 tahun. Untuk seri A kisaran suku bunga sebesar 6,85-7,35% per tahun, seri B 7,90-8,40% per tahun (3 tahun), seri C 8,30-8,80% per tahun (5 tahun, seri D 8,50-9,00% per tahun (7 tahun), serta seri E sebesar 8,95-9,45% per tahun (10 tahun).

Sementara itu untuk sukuk ijarah juga terbagi dalam 5 seri dengan rentang jangka waktu yang sama. Untuk imbal ijarah seri A sebesar 6,85-7,35% per tahun, seri B sebesar 7,90-8,40% per tahun (3 tahun), seri C sebesar 8,30-8,80% per tahun (5 tahun), seri D sebesar 8,50-9,00% per tahun (7 tahun) dan seri E sebesar 8,95-9,45% per tahun (10 tahun).

Sekadar informasi, obligasi yang diterbitkan mendapatkan rating IdAAA dari Pefindo dan AAA dari Fitch Ratings. Sementara untuk sukuk ijarah mendapatkan rating juga IdAAA dari Pefindo dan AAA dari Fitch Ratings.

Perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas dan PT CIMB Sekuritas Indonesia selaku penjamin emisi. Sementara yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Aneka Gas Industri Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar | pt. rifan financindo berjangka embong kaliasin, kota surabaya, jawa timur

Wakil Direktur Utama Aneka Gas Industri Rachmat Harsono‎ menyatakan, perseroan berecana menerbitkan obligasi dan sukuk ijarah sebesar Rp500 miliar. Untuk tahap pertama, nilai yang ditawarkan sebesar Rp100 miliar untuk obligasi konvensional dan sisanya Rp300 miliar lari ke Sukuk Ijarah.

“Dana obligasi untuk refinancing beberapa kewajiban kami yang sudah jatuh tempo, sehingga akan berdampak positif bagi kinerja perseroan di masa mendatang, untuk mencapai target pertumbuhan yang diharapkan,” kata Rachmat dalam keterangan persnya, Kamis 27 April 2017.

PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) berencana menerbitkan obligasi dan sukuk ljarah melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan l (PUB I) dengan target dana masing-masing Rp500 miliar yang akan diterbitkan secara bertahap dalam jangka waktu dua tahun.

Emiten gas industri milik Samator Group‎ bakal melakukan penawaran umum pada 26 hingga 29 Mei 2017 dan dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada awal Juni 2017.

Sekadar informasi, penjualan Aneka Gas Industri mencapai Rp1,65 triliun di 2016, atau naik 15,75 persen dari posisi Rp1,42 triliun di 2015. Kenaikan penjualan banyak didorong peningkatan penjualan produk gas sebesar 13,87 persen menjadi Rp1,49 triliun yang diperoleh dari peningkatan volume sebesar 17,27 persen.

Rachmat menuturkan, dana obligasi seluruhnya untuk refinancing Obligasi Aneka Gas Industri II Tahun 2012. Obligasi senilai Rp200 miliar itu akan jatuh tempo pada 18 Desember 2017. Sedangkan dana Sukuk Ijarah digunakan seluruhnya untuk refinancing Sukuk ljarah Aneka Gas industri ll Tahun 2012 senilai Rp190 miliar dan beberapa kewajiban perseroan kepada beberapa kreditur.

Demi memuluskan rencana tersebut, perseroan telah menunjuk ‎PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin emisi. ‎Obligasi dan Sukuk Ijarah ini mendapatkan peringkat A-(idn) (Single A Minus) dari PT Fitch Ratings lndonesia.

pt. rifan financindo berjangka embong kaliasin, kota surabaya, jawa timur

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s