PT Rifan Financindo · Rifan Financindo · Rifanfinancindo

BPDP Sawit Pelajari Dugaan Praktik Korupsi dari KPK

ada yang tau tentang rifan financindo berjangka

Direktur Utama BPDP menerima beberapa rekomendasi yang diberikan oleh KPK | ada yang tau tentang rifan financindo berjangka

Direktur Utama BPDP KS Dono Boestami mengatakan, ia telah bertemu langsung dengan pejabat lembaga anti rasuah untuk membicarakan hasil temuan dan menerima beberapa rekomendasi yang diberikan oleh KPK.

“Pertama-tama kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kajian yang dilakukan oleh KPK, kami menerima langsung ada beberapa usulan dari KPK itu sudah kami laksanakan usulan tersebut,” ujar Dono di kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Selasa (2/5).

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) menyatakan masih mempelajari hasil temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan praktik korupsi pada pengelolaan kelapa sawit baik di sisi hulu dan hilir.

“Dalam waktu dekat ini mungkin akan kami akan keluarkan pernyataan secara tertulis. Tapi intinya hasil kajian tersebut kami sudah menindaklanjutinya untuk kebaikan bersama,” katanya.

Sebelumnya, KPK menemukan pengendalian pungutan ekspor kelapa sawit yang belum efektif karena tak ada verifikasi yang baik. Penggunaan dana kelapa sawit disebut habis untuk subsidi biofuel.

Kajian tersebut dilakukan oleh KPK pada saat BPDP KS masih berada di bawah kepemimpinan Bayu Khrisnamurti. Namun Bayu mengundurkan diri pada Februari lalu dan digantikan oleh Dono.

Pada pertengahan 2016, dana pungutan mencapai sekitar Rp5,6 triliun dan ditargetkan mencapai Rp10 triliun pada akhir 2017.

Terkait hasil temuan KPK itu, mantan Dirut PT MRT Jakarta itu mengatakan saat ini BPDP KS telah membangun sistem verifikasi yang sebelumnya tidak pernah ada dalam organisasi yang memiliki bentuk sebagai Badan Layanan Umum (BLU) itu.

Menteri Sri Mulyani: Adil Makmur Harus Dirasakan Petani Sawit, Jangan Hanya Pengusaha | ada yang tau tentang rifan financindo berjangka

Kementerian Koordinator Perekonomian pada Selasa (2/5/2017) meluncurkan buku Menuju Kemandirian dan Keseimbangan Sawit Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang hadir pada peluncuran buku tersebut berharap nantinya industri kelapa sawit dapat mewujudkan konsep adil dan makmur.

“Kita berharap bahwa industri kelapa sawit maupun perkebunan jadi kegiatan ekonomi yang bisa mewujudkan konsep masyarakat adil dan makmur,” ucap Sri Mulyani.

Buku ini menceritakan kelahiran Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDB) dan format baru pengembangan berkelanjutan industri sawit nasional serta pemaparan 10 prinsip pendirian kelapa sawit.

10 prinsip utama pendirian BPDP kelapa sawit antara lain ;

1.BPDP Kelapa Sawit mengelola dana pungutan kelapa sawit dari industri untuk industri

2. BPDP merupakan BLU yang bersifat fleksibel. Semua pengurus lembaga ini bisa berasal dari pihak swasta, kecuali posisi Direktur Keuangan harus dan Pegawai Negeri Sipil.

3. BPDP merupakan Badan Pengelola Dana atau Fund Management Company. Karena itu dana harus dikelola dengan menggunakan Modem Portfolio Theory untuk menghasilkan return yang optimal

4. Skema dari BPDP adalah dari sawit untuk sawit lndustri Sawit dikenakan pungutan ekspor untuk memberikan insentif kepada industri sawit sehingga terjadi permintaan tambahan untuk industri biodesel domestik.

5. BPDP dirancang untuk mendorong energi terbarukan yang herbasis kelapa sawit sehingga bermanfaat untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil atau bahan minyak (BBM).

6. Alokasi dari penggunaan dana BPDP bersifat dinamis sasuai dengan kebutuhan serta ditentukan oleh Komite Pengarah yang terdiri atas beberapa menteri dan perwakilan dunia usaha

7. Subsidi biodiesel merupakan prasyarat terbentuknya pasar biodiesal domestik. Tanpa adanya permintaan tambahan, harga sawit akan jatuh dan semua stakeholder akan terpengaruh

8. Replanting atau peremajaan perkebunan kelapa sawit merupakan program penting untuk meningkatkan produktifitas kelapa sawit

9. Pembiayaan risert, Pengembangan Sumber Daya Manusia (sdm) serta promosi merupakan program lain yang harus menjadi perhatian.

10. Program ini mempakan kolaborasi antara pemerintah-swasta dalam membentuk dana stabilisasi untuk komoditas kelapa sawit yang berfokus pada fungsi substansi pembentukan, bukan pada bentuk badan, sesuai dengan semangat awal dan peraturan yang bedaku.

Adil dan makmur diharapkan dapat dirasakan pula oleh para petani kelapa sawit, tidak hanya pemilik perusahaan yang mendapatkan keuntungan besar.

“Keadilan berarti tidak boleh ada perusahaan yang sangat kaya raya sementara petani tidak menikmati share yang cukup. Atau semua resiko dikasih ke petani,” ungkap Sri.

“Jadi kalau ada level yang sama-sama itu prinsip keadilan sosial yang harusnya muncul di masing korporasi atau di dalam desain BPDP,” imbuh dia.

Menkeu berkomitmen tetap jaga inflasi | ada yang tau tentang rifan financindo berjangka

Dengan inflasi April tercatat 0,09 persen, maka inflasi tahun kalender Januari-April 2017 telah mencapai 1,28 persen dan inflasi secara tahunan (year on year) sebesar 4,17 persen.

Sebelumnya, BPS mencatat terjadi deflasi Maret 2017 sebesar 0,02 persen, karena turunnya berbagai harga pangan di kelompok bahan makanan.

Pemerintah dalam APBN 2017 menetapkan laju asumsi inflasi sebesar empat persen, atau sama dengan proyeksi Bank Indonesia sebesar empat persen plus-minus satu persen, karena adanya kenaikan sejumlah tarif dari sisi harga diatur pemerintah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani berkomitmen untuk terus menjaga inflasi sepanjang 2017 sesuai keinginan pemerintah agar tidak menggerus daya beli masyarakat.

“Kita tetap menjaga inflasi sesuai keinginan untuk tidak terlalu jauh dari 2016. Ini adalah salah satu tantangan yang harus kami terus jaga supaya tidak menggerus daya beli masyarakat,” kata Sri Mulyani di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan inflasi April 2017 sebesar 0,09 persen masih dalam rentang kendali yang diharapkan oleh pemerintah.

“Jadi ya cukup baiklah inflasi bulan April,” kata Darmin.

Ia menyebutkan penyumbang inflasi April 2017 terutama ada pada bidang-bidang di luar pangan, seperti listrik, air minum, dan angkutan. “Inflasinya ada pada bidang-bidang di luar pangan. Pangan kita masih minus,” ucap Darmin.

Dalam acara pengumuman inflasi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto juga memastikan penyesuaian tarif listrik untuk rumah tangga 900 VA nonsubsidi menjadi penyumbang utama tingkat inflasi pada April 2017 sebesar 0,09 persen.

“Penyesuaian tarif listrik ini dampaknya lebih besar dibandingkan Maret. Terutama bagi pascabayar, yang rata-rata membayar lebih tinggi,” kata Suhariyanto.

Ia menjelaskan penyesuaian tarif listrik tersebut memberikan kontribusi besar kepada kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar yang tercatat mengalami inflasi pada April sebesar 0,93 persen.

Kelompok pengeluaran lain yang menyumbang inflasi adalah kelompok sandang yang tercatat inflasi 0,49 persen serta kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan yang mengalami inflasi 0,27 persen.

Selain itu, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau ikut mengalami inflasi 0,12 persen, diikuti kelompok kesehatan 0,08 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,03 persen.

Namun, kelompok bahan makanan mengalami deflasi pada April sebesar 1,13 persen, sehingga menekan pergerakan inflasi, karena turunnya harga komoditas pangan seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, beras, daging sapi, ikan segar dan telur ayam ras.

Menkeu menilai inflasi April 2017 sebesar 0,09 persen masih sesuai dengan keinginan pemerintah.

Selain itu, Sri Mulyani juga mengatakan deflasi yang berasal dari bahan makanan, terutama pangan, di satu sisi baik untuk masyarakat perkotaan karena menunjukkan harga stabil.

“Kita juga harus waspada kalau dari sisi kesenjangan, karena masyarakat petani terutama yang mendapat harga menjadi sangat rendah juga perlu untuk dijaga daya belinya,” kata dia.

ada yang tau tentang rifan financindo berjangka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s