PT Rifan Financindo · Rifan Financindo · Rifanfinancindo

Harga Bawang Merah Menyusul Kenaikan Tarif Dasar Listrik

pt. rifan financindo berjangka bergerak dibidang apa

Bawang putih mengalami kenaikan hingga 70 persen | pt. rifan financindo berjangka bergerak dibidang apa

Pantauan harga Pos Kota terjadi di sejumlah pasar yang ada di Jakarta Utara seperti yang terjadi di Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara dan Pasar Koja Baru. Sejumlah sayur mayur kentang tomat, bawang bombai dan bawang merah mengalami kenaikan antara Rp5 ribu hingga Rp20 ribu.

Pasca penetapan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) 1 Mei kemarin, satu persatu harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Seperti bawang putih mengalami kenaikan hingga 70 persen. Atas kondisi inilah tentu membuat masyarakat sangat terbebani.

Nurmali, 53, pedagang di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, mengaku memang semenjak dua hari ini seperti harga cabe, bawang merah dan kebutuhan lainnya merangkak naik. Akibat kenaikan ini dirinya sering mendapat komplain dari para pelanggannya.

“Saya bingung, kenapa sekarang ini sembako tidak pernah stabil seperti dulu, padahal saat ini kebutuhan masyarakat meningkat. Apalagi saat ini menjelang bulan Ramadhan, kami sangat berharap pemerintah segera melakukan tindakan agar harga sayur mayur tidak naik.,”tegas ibu empat anak tersebut.

Mista, 33, salah seorang pedagang sayur di Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, mengakui memang saat ini sejumlah komunditi mengalami kenaikan. Seperti Bawang Putih yang tadinya Rp30 ribu sekarang naik menjadi Rp 60 ribu, begitu pula dari Cabe rawit merah yang tadinya Rp60 ribu ikut-ikutan naik menjadi Rp65 ribu/kg.

“Kenaikan ini terjadi sejak dua hari lalu, pasca terjadinya kenaikan TDL. Ini tentu sangat memberatkan pedagang maupun warga, makanya kami berharap kedepan pemerintah mengambil antisipasi untuk segera menurunkan harga-harga tersebut,”terang wanita asal Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Wapres JK: Pencabutan Subsidi Listrik untuk Menolong Masyarakat Tak Mampu | pt. rifan financindo berjangka bergerak dibidang apa

Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla, rencana ini sudah lama sebenarnya. Menurut dia, subsidi listrik digantikan dengan subsidi langsung. “Listrik ini kan sudah lama sebenarnya, Ini akan diganti dengan subsidi langsung. Jadi semua subsidi pemikiran digantikan dengan subsidi langsung,” kata Kalla di kantornya, Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Dia menuturkan, subsidi langsung itu dimaksudkan, karena banyak rumah yang mampu. Tapi masih menggunakan listrik subsidi. “Karena banyak sekarang rumah, yang sebenarnya mampu, tapi mereka juga pakai listrik subsidi. Jadi untuk lebih adil. Betul-betul subsidi kepada orang yang membutuhkan,” pungkas Kalla.

Masyarakat pelanggan listrik golongan 900 Volt Ampere (VA) yang termasuk golongan mampu harus merogoh kantong lebih di bulan ini. Tarif listrik golongan yang masuk dalam kategori Rumah Tangga Mampu (RTM) ini naik seiring pencabutan subsidi listrik tahap ketiga yang berlaku mulai 1 Mei 2017.

‎Pencabutan subsidi listrik golongan 900 VA yang masuk dalam kategori mampu dilakukan dalam tiga tahap dimulai Januari 2017. Kemudian kenaikan tarif listrik tahap kedua dan ketiga berlangsung pada Maret dan Mei 2017.

Jusuf Kalla: Pencabutan Subsidi Listrik 900 VA Demi Keadilan | pt. rifan financindo berjangka bergerak dibidang apa

Berdasarkan hasil kajian Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Badan Pusat Statistik (BPS), total pelanggan listrik 900 VA di Indonesia berjumlah 22,9 juta rumah tangga. Namun hanya 4,1 juta pelanggan dinilai layak mendapatkan subsidi.

Sementara itu, sisanya 18,8 juta pengguna distrik 900 VA merupakan rumah tangga mampu sehingga tidak berhak mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan pencabutan subisidi listrik rumah tangga 900 VA (Volt Ampere) adalah demi keadilan karena selama ini penerima manfaat tersebut lebih banyak dari golongan ekonomi mampu.

“Banyak sekarang rumah yang sebenarnya mampu, tapi mereka juga pakai listrik subsidi, ada rumah mampu ternyata tempat dia pakai listrik subsidi meterannya, sehingga semuanya di bawah 60 volt,” kata Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa 2 Mei 2017.

“Jadi untuk lebih adil lah, betul-betul subsidi kepada orang yang membutuhkan,” lanjut dia.

Menurut JK, subsidi langsung akan memungkinkan penerima manfaat benar-benar orang yang membutuhkan, seperti halnya subsidi elpiji yang akan diganti dengan sistem kiloan.

Wapres menambahkan, istilah pencabutan subdisi sebenarnya juga kurang tepat karena pemerintah akan menggantinya dengan sistem subsidi langsung.

Saat ini, Tarif Dasar Listrik (TDL) untuk rumah tangga 900 VA yang dipatok PLN sebesar Rp1,352/ KWh per 1 Mei 2017, naik dari tarif sebelumnya, yakni Rp1.034/KWh pada 1 Maret lalu.

“Jadi semua subsidi pemikirannya untuk digantikan ke subsidi langsung, elpiji diganti kiloan, dan lain-lain, ini dalam proses perencanaan untuk subsidi langsung, tetap subsidinya, tapi nanti bersifat langsung,” tuturnya.

pt. rifan financindo berjangka bergerak dibidang apa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s