Rifan Financindo

Kalbe Resmikan Pabrik Biosimilar di Cikarang

PT Kalbe Farma Tbk. (Kalbe) meresmikan pabrik biosimilar PT Kalbio Global Medika (KGM) di Kawasan Industri Delta Silicon Cikarang | PT Rifan Financindo Berjangka

 

 

Rifan Financindo

Peresmian pabrik KGM dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, yang didampingi Menteri Kesehatan Nila Djuwita F. Moeloek, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito.

Pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini telah mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Bahan Baku Aktif Obat yang Baik (CPBBAOB) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM. Produk yang dihasilkan dari pabrik ini siap dipasarkan pada akhir 2018.

Biosimilar merupakan obat yang berasal dari mahluk hidup. Obat-obatan ini dapat berupa jaringan, DNA hingga protein yang direkayasa.

Total investasi KGM pada tahap awal mencapai Rp500 miliar untuk membangun fasilitas produksi dan Rp200 miliar untuk riset dan pengembangan serta transfer teknologi dari pihak China dan Korea Selatan.

Presiden Direktur Kalbe Farma Vidjongtius menuturkan pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini merupakan bentuk inisiatif perseroan untuk mendorong terciptanya industri farmasi yang terintegrasi.

“Khususnya dalam hal kemandirian bahan baku, penguasaan teknologi serta peningkatan ekspor,” katanya di sela-sela peresmian, Selasa (27/2/2018).

PT Kalbe Farma Tbk. (Kalbe) meresmikan pabrik biosimilar PT Kalbio Global Medika (KGM) di Kawasan Industri Delta Silicon Cikarang, hari ini.

Presiden akan Resmikan Pabrik Bahan Baku Obat dan Produk Biologi | PT Rifan Financindo Berjangka

 

“Hal ini merupakan bagian dari upaya Kalbe dalam mengembangkan sumber daya manusia Indonesia untuk menjadi Iebih kompeten di bidang kesehatan,“ jelas Vidjongtius.

PT Kalbio Global Medika memiliki fasilitas memproduksi obat biologi (biosimilar dan biobetter) yang berIokasi di Kawasan Industri Delta Silicon Cikarang dan berdiri di atas tanah seIuas 11.000 m2. Pabrik ini memiliki keunggulan fasilitas teknologi terkini, quality system dan fasilitas berstandar internasional serta ramah Iingkungan.

Pada tahun 2017, KGM mendapatkan beberapa penghargaan bergengsi di antaranya Facility of the Year Award untuk kategori Honorable Mentions yang diberikan oleh lntemational Society for Pharmaceutical Engineering.

KGM pun dinobatkan sebagai “The most promising new biologics facility” oleh IMAPAC, sebuah organisasi untuk membantu bisnis di seluruh dunia dalam menghasilkan pertumbuhan nyata dan meningkatkan kesadaran akan dampak sosial mereka terhadap masyarakat.

Peresmiam ini juga akan dihadiri Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K Lukito.

Selain Erythropoietin, KGM juga akan memproduksi Granulocyte Colony Stimulating Factor (GCSF) yang merupakan obat untuk meningkatkan produksi granulosit serta produk dengan molekul baru yaitu Efepoietin (Long Acting EPO) yang berfungsi untuk menstimulasi pembentukan sel darah merah. Selanjutnya, KGM akan memproduksi insulin dan beberapa produk MAb (Monoklonal Antibodi) untuk pengobatan kanker.

Vidjongtius menjelaskan, dalam mengoperasikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini, Kalbe juga mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang bioteknologi dan rekayasa genetika yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan memproduksi produk biologi dengan bekerja sama dengan l3L (Indonesia International Institute for Life Science).

Pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini telah mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Bahan Baku Aktif Obat yang Baik (CPBBAOB) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Produknya pun siap dipasarkan akhir tahun 2018.

Total investasi KGM pada tahap awal mencapai Rp500 miliar, digunakan untuk membangun fasilitas produksi, dan mengalokasikan Rp200 miliar untuk riset dan pengembangan, serta transfer teknologi dari pihak China dan Korea Selatan.

KGM akan memproduksi Erythropoietin (EPO) yang sangat dibutuhkan dalam pengobatan cuci darah dan kanker. Produk ini ditujukan untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri dan direncanakan akan diekspor ke pasar ASEAN dan beberapa negara lainnya.

Presiden Joko Widodo akan meresmikan pabrik Bahan Baku Obat dan Produk Biologi PT Kalbio Global Medika atau Kalbe Group. Peresmian akan berlangsung di Kawasan Industri Delta Silikon 3, Lippo Cikarang, Desa Cicau, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk Vidjongtius mengatakan, peresmian pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini merupakan komitmen Kalbe untuk berinisiatif dan mendorong industri farmasi yang terintegrasi. Khususnya dalam hal kemandirian bahan baku, penguasaan teknologi dan peningkatan ekspor.

“Kami berharap KaIbe dapat memberikan kontribusi lebih banyak bagi ketersediaan obat dan produk kesehatan bermutu demi meningkatkan kesehatan masyarakat lndonesia,” kata Vidjongtius dalam keterangannya, Selasa, 27 Februari 2018.

( Baca : Biaya Avtur Naik, Garuda Tekor Rp2,88 Triliun )

 

Jokowi Akan Resmikan Pabrik Bahan Baku Obat di Cikarang | PT Rifan Financindo Berjangka

Sementara itu, pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini telah mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Bahan Baku Aktif Obat yang Baik (CPBBAOB) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM. Untuk produknya akan mulai dipasarkan pada akhir tahun 2018.

“Dalam mengoperasikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi ini, Kalbe juga mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang bioteknologi dan rekayasa genetika yang dibutuhkan untuk mengembangkan dan memproduksi produk biologi,” tuturnya.

Kalbe juga bekerja sama dengan I3L (Indonesia Internasional Institute for Life Science). Nantinya pabrik ini akan diresmikan langsung oleh Jokowi. Hingga kini acara masih berlangsung.

Vidjongtius memaparkan saat ini Kalbe memiliki 20 anak perusahaan dengan 9 fasilitas produksi berstandar internasional. Serta memperkerjakan lebih dari 17 ribu karyawan.

“17 ribu karyawan itu tersebar di lebih dari 71 cabang di seluruh Indonesia,” ucap Vidjongtius.

“Dalam perjalanannya Kalbe mendukung upaya pemerintah dalam program kesehatan masyarakat Indonesia dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Tantangan yang kita hadapi adalah 90 persen obat masih diimpor,” lanjut dia.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankan kami memperkenalkan PT Kalbe Farma yang berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara,” kata Vidjongtius.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya Vidjongtius menyampaikan laporannya tentang Kalbe Farma.

Pantauan kumparan (kumparan.com), Selasa (27/2), Jokowi tiba sekitar pukul 08.38 WIB, didampingi oleh Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Ada pula Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito serta Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk, Vidjongtius.

Presiden Joko Widodo pagi ini melakukan kunjungan kerja ke Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Jokowi akan meresmikan pabrik bahan baku obat dan produk biologi.

 

Rifan Financindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s