Rifan Financindo

’Mesin’ Ekonomi Indonesia Berjalan Baik

Christine Lagarde, menilai perekonomian Indonesia saat ini sudah berjalan dengan sangat baik | PT Rifan Financindo Berjangka

 

Rifan Financindo

“Saya sangat terkesan karena pasar ini mewakili kekuatan perdagangan dan industri tekstil. Ada banyak wanita di pasar ini yang merupakan bagian yang dinamis dari ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lagarde sekaligus memuji pemerintahan Presiden Joko Widodo yang disebutnya telah menjalankan program reformasi ekonomi dengan baik. Salah satunya ialah penyederhanaan proses perizinan yang memungkinkan para investor untuk bisa mendaftar dan mengurus perizinan di satu tempat saja.

“Saya sangat berharap Presiden dan timnya dapat melanjutkan reformasi yang baik di bidang infrastruktur, pendidikan, dan juga dalam urusan sosial,” sambungnya.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ke Pasar Tanah Abang, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Untuk menunjukkan kepada Madam Lagarde bahwa sektor usaha kecil, menengah, dan mikro ini banyak sekali di Indonesia. Faktanya bahwa kita memiliki Tanah Abang yang kiosnya berjumlah 19 ribu lebih. Ini sebuah kekuatan besar kita sehingga saya kira akan menjadi sebuah pengalaman lapangan bagi Ibu Lagarde,” kata Presiden.

Setelah melihat sendiri aktivitas ekonomi yang berlangsung di pasar yang telah berdiri sejak 1735 itu, Lagarde menyampaikan pandangan yang senada. Ia setuju bahwa Pasar Tanah Abang mampu memperlihatkan salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia.

Direktur Pelaksana International Monetery Fund (IMF), Christine Lagarde, menilai perekonomian Indonesia saat ini sudah berjalan dengan sangat baik. Konsumsi, investasi, dan ekspor disebutnya menjadi penggerak utama dari ekonomi Indonesia saat ini.
“Saya sampaikan pagi ini kepada Presiden bahwa perekonomian Indonesia berjalan dengan baik. Hal ini didorong oleh konsumsi, investasi, dan ekspor. Tiga mesin ekonomi itu semuanya berjalan dengan sangat baik,” ujar Lagarde saat turut serta bersama Presiden Joko Widodo blusukan ke Pasar Tanah Abang usai melakukan peninjauan di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Senin (26/2).

Presiden sendiri memanfaatkan momen kedatangan Lagarde ke Indonesia kali ini dengan mengajak blusukan ke Pasar Tanah Abang. Ia menjelaskan bahwa dirinya ingin menunjukkan kekuatan besar dari pasar Indonesia yang dapat dilihat di sana.

Kata Bos IMF Soal Peran Perempuan di Ekonomi Dunia | PT Rifan Financindo Berjangka

Lebih lanjut dia mengungkapkan beberapa negara ASEAN sudah dalam posisi yang tepat dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi berkualitas dan melanjutkan perang melawan korupsi.

“Hal ini dapat mempermudah perusahaan baru dan inovatif untuk memulai dan berkembang, menciptakan lapangan kerja di sektor dinamis. Investasi infrastruktur berkualitas tinggi juga penting,” tutup dia.

Dia menyebutkan diversifikasi atau perluasan ekspor dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar satu persen, dan itu sudah banyak dilakukan oleh negara-negara di ASEAN.

“Tapi penelitian IMF baru-baru ini menunjukkan bahwa, ketika manfaat pertumbuhan dibagi secara lebih luas, pertumbuhannya lebih kuat, lebih tahan lama, dan lebih tahan banting, misalnya, penurunan koefisien gini sebesar 5 poin dapat meningkatkan pertumbuhan PDB sebesar setengah persen selama lima tahun,” tambah dia.

( Baca : Christine Lagarde, IMF, dan Ekonomi Indonesia )

Dia menuturkan seluruh negara di dunia harus mampu mengelola ketidakpastian global dengan baik, yakni dengan mengelola tingkat inflasi di level rendah dan mengendalikan nilai tukar.

“Analisis IMF menunjukkan bahwa meningkatkan jangkauan dan kualitas ekspor suatu negara dapat menyebabkan pertumbuhan PDB lebih tinggi secara signifikan dan stabilitas ekonomi yang lebih besar,” ungkap dia.

“Ada ruang untuk meningkatkan proporsi wanita di tempat kerja, misalnya, menyediakan perawatan anak yang terjangkau dan mempromosikan akses perempuan terhadap keuangan,” jelas dia.

Selain itu, Lagarde memiliki beberapa saran agar ekonomi tumbuh dengan kualitas serta peran wanita dalam perekonomian.

Di Indonesia, Lagarde bilang, partisipasi perempuan di pasar tenaga kerja meningkat dalam beberapa tahun terakhir menjadi 51%. Hal ini menjadi momentum yang penting untuk menutup kesenjangan gender dan baik terhadap perekonomian.

“Dengan beberapa perkiraan menutup kesenjangan gender di pasar tenaga kerja, dan dapat meningkatkan PDB (Produk Domestik Bruto),” kata Lagarde dalam acara High Level Conference Annual Meeting 2018 di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2018).

Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde mengatakan peran wanita dalam ekonomi sudah mulai tinggi. Hal itu juga bagus untuk mendorong perekonomian negara.

Dia menyebutkan keterlibatan wanita dalam sektor tenaga kerja mampu meningkatkan PDB sebesar 9% di Jepang, 10% di Korea, dan 27% di India.

Waspadai Policy Ekonomi AS | PT Rifan Financindo Berjangka

Menurut Lagarde, pertumbuhan ekonomi AS akan menguat karena adanya policy dari fiskal dan kemungkinan agak dinetralisir kebijakan moneter. Namun ini sesuatu yang harus diwaspadai, karena di satu sisi AS akan menumbuh­kan ekonominya lebih tinggi. Tapi di sisi lain inflasinya akan meningkat, sehingga ini akan menimbulkan implikasi pada keseluruhan ekonomi dunia seperti inflasi global dan suku bunga di seluruh dunia.

Dalam pertemuan itu, lan­jut Ani, Lagarde memberikan apresiasi terhadap sejumlah ke­bijakan yang diambil pemerintah Indonesia.

“Beliau menyampaikan peng­hargaan ke Presiden karena sempat menyampaikan berba­gai hal mengenai reformasi terutama dari sisi investasi agar momentum pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang be­rasal dari investasi tetap bisa di­pacu. Seperti single submission, penyederhanaan peraturan,” ungkapnya.

Soal kondisi ekonomi dunia, Ani menjelaskan, Christine Lagarde menyampaikan menge­nai kondisi ekonomi dunia tahun ini dan tahun depan relatif akan stabil dengan pertumbuhan seki­tar 3,9 persen. Ini akan memberi­kan cukup banyak kesempatan bagi negara-negara melakukan pemanfaatan dari momentum ekonomi dunia yang dianggap cukup baik.

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pertemuan Presiden dengan delegasi IMF membahas banyak hal mulai dari rencana pertemuan annual meeting di Bali pada Oktober mendantang hingga perkembangan perekonomian dunia.

“Presiden menyampaikan bahwa kita sudah siap. Pak Luhut juga tadi menyampaikan persiapan-persiapan dan ini terus dilakukan. Dari IMF sudah disampaikan keputusan bahwa tahun ini annual meeting di Bali sudah firm sehingga saat ini sudah terjadi booking dari berbagai penerbangan ke Bali untuk bulan Oktober,” ungkap Ani-panggilan akrab Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, kemarin.

Sementara itu, Presiden di­dampingi Menteri Koordina­tor Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, dan Gubernur BI Agus Martowar­dojo. Pertemuan tersebut ber­langsung tertutup.

Presiden Jokowi, kemarin, menerima delegasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) di Istana Merdeka Jakarta. Mereka yakni Managing Director IMF Christine Lagarde, Director Asia Pacific Department IMF Changyong Rhee, Director Com­munication Department IMF Gerard Thomas Rice, Secretary of the IMF Jianhai Lin, Senior Resident Representative for Indonesia John G Nelmes, dan Division Chief for Indonesia and Asia Pacific Department IMF Luis EBreuer.

 

Rifan Financindo

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s