Rifanfinancindo

Kenapa Harus 2 Minggu?

Joko Widodo (Jokowi) meminta supaya proses perizinan bagi pelaku usaha dipermudah | PT Rifan Financindo Berjangka

 

 

Rifanfinancindo

Menurut Jokowi, zaman sekarang sudah berubah dan semua orang mau yang cepat. Tidak ada lagi yang mengurus izin dengan menulis surat dan lain sebagainya. Setiap orang mau semua cepat, seperti kirimkan pesan lewat WA, sampaikan format lebih panjang pakai e-mail dan lainnya.

“Jadi hal-hal ini kita benahi dan diperbaiki. Masih banyak pekerjaan besar kita memperbaiki negara kita ini,” tuturnya.

“Sekali lagi, udah enggak musim lagi lari ke meja sana-sini untuk urus izin. Sampai isi puluhan kertas untuk apalagi. Ini sudah sangat ketinggalan zaman. Sudah tidak zaman sekarang,” tambahnya.

Untuk memastikan hal tersebut, Jokowi kembali bertanya pada petugas PTSP, apakah benar pengurusan izin SIUP hanya 2 menit. Tapi kenapa banyak yang bilang urusnya 2 minggu.

“Petugas itu mengatakan, di sini 2 menit Pak. Tapi di lantai 3 yang lama. Saya tanya lantai 3 siapa, itu Bapak Kepala yang tandatangan. Dari situ saya mulai jengkel, dan naik ke lantai 3 kebetulan lift mati, saya naik tangga, tapi dia enggak ada. Kalau ada saya gaplok itu juga,” ujarnya.

Saat jadi Gubernur saya coba urus SIUP dan datang ke PTSP, kantor yang katanya pelayanan satu atap. Saya bawa syarat minta izin SIUP dan ternyata jadi hanya dua menit. Tapi kenapa keluhan yang datang ke saya sampai 2 minggu?” tutur Jokowi, di Cileungsi, Jawa Barat, Selasa (27/3/2018).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta supaya proses perizinan bagi pelaku usaha dipermudah. Dia tidak mau pengalaman buruk yang terjadi kepadanya dilami pengusaha lainnya.

Dalam acara silaturahmi dengan pengguna fasilitas kepabeanan yang dihadir 1.425 perusahaan, di PT Samick Indonesia, Cileungsi, Jawa Barat. Kepala Negara menceritakan pengalamannya ketika mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

 

Selesai 3 Menit, Kenapa Berminggu-minggu? | PT Rifan Financindo Berjangka

 

Jokowi pun lantas menyambangi lantai tiga, tempat ruangan pemberi tanda tangan itu berada. Namun yang bersangkutan saat itu sedang tidak berada di tempat. “Untung enggak ada. Kalau ada, saya marahi itu. Kalau bisa selesai tiga menit, kenapa harus berminggu-minggu,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden berpesan kepada para CPNS sebagai calon birokrat agar melayani masyarakat dengan cepat. Dengan begitu, masyarakat pun puas dengan pelayanan yang baik dan tidak berlarut-larut.

Sebanyak 5.165 CPNS seleksi tahun 2017 hadir di Istora Senayan. Tak hanya Presiden Jokowi, turut hadir juga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pendiri Go-Jek Nadiem Makarim, Kepala Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif, dan beberapa menteri Kabinet Kerja lainnya.

Acara dengan tema “Bersatu dalam Harmoni: Menuju Birokrasi Berkelas Dunia 2024” ini merupakan bagian dari latihan dasar CPNS dari berbagai kementerian/lembaga. Para CPNS yang tidak hadir pun diwajibkan tetap menyaksikan acara ini.

Kepada petugas front desk Jokowi bertanya mengapa pengusaha yang mengurus sampai membutuhkan waktu dua minggu. “Ternyata yang bikin lama itu yang tanda tangan di lantai tiga, kepala kantornya. Saya jengkel sekali,” ucapnya.

Jokowi saat itu datang lengkap membawa surat-surat yang menjadi persyaratan untuk mengurus SIUP. Ternyata proses pengurusan sebenarnya hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit. Karena saking cepatnya proses pengurusan itu, Jokowi lantas bertanya kepada petugas front desk.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menceritakan pengalamannya mengurus surat izin usaha perdagangan (SIUP) semasa menjabat Gubernur DKI Jakarta. Pengalaman itu tak mengenakkan karena menunjukkan reformasi birokrasi yang belum sepenuhnya membaik.

Saat menyampaikan kata sambutan di acara pembekalan calon pegawai negeri sipil (CPNS) seleksi tahun 2017 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, hari ini, Jokowi menceritakan pengalamannya tersebut. “Saya mendapat keluhan dari pengusaha ngurus SIUP itu sampai dua minggu. Saya coba langsung datang ke kantor perizinan,” tutur Jokowi, Selasa, 27 Maret 2018.

( Baca : Presiden Jengkel Pengurusan SIUP Lama )

Saya Bisa Gaplok Kepala Kantornya | PT Rifan Financindo Berjangka

Yang terpenting, birokrat harus mampu mendengar keinginan masyarakat. “Oleh karena itu, sebagai birokrat, jangan kalian melayani lambat kalau masyarakat ingin dilayani cepat. Dimaki-maki kita nanti,” kata Jokowi.

Kemudian, ia titip pesan kepada CPNS untuk bisa menjadi simbol pemersatu bangsa, pembela Pancasila yang aktif mengamankan dan mengamalkannya, menjadi birokrat yang penuh integritas dan bebas korupsi dan mampu melayani masyarakat.

“Serta membawa lompatan kemajuan bagi kejayaan bangsa kita Indonesia. Selamat bekerja, selamat mengabdi untuk kejayaan dan kemajuan Indonesia,” pungkas Jokowi.

“Kalau bisa diselesaikan tiga menit, selesaikan tiga menit. Kenapa tunggu minggu. Mengurus izin masih ada yang berbulan-bulan. Saya minggu aja enggak mau, apalagi bulan,” ungkapnya.

Tugas dan tantangan birokrat muda ke depan, menurut Jokowi, harus bisa menjalankan birokrasi dengan sigap untuk menghadapi tantangan global yang dinamis. Birokrat harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta gagasan inovatif yang ada, baik dinamika sosial, politik dan ekonomi.

Saya jengkel sekali, karena keluhan itu saya dengar langsung dari dunia usaha, dari masyarakat. Saya naik ke lantai 3, saya cari kepala kantornya. Untungnya enggak ada. Saya sudah jengkel. Kalau ada saya bisa gaplok langsung saat itu,” tandas Jokowi.

Hal itu diceritakan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) hasil seleksi 2017 hari ini. Jokowi berharap hal seperti itu tak diulang lagi oleh para CPNS. Menurutnya, masyarakat ingin dilayani cepat, ingin birokrat kerja cepat.

Menurut Jokowi, SIUP hanya satu lembar berisi nama perusahaan, nama pemilik, alamat, modal kerja, dan jenis usaha, sehingga seharusnya tidak perlu waktu lama.

“Saya mendapatkan kabar bahwa untuk mendapatkan izin SIUP perlu waktu dua minggu. Padahal hanya nulis lima tulisan. Saya mencoba, saya datang ke kantor perizinan, saya minta coba SIUP. Saya hitung dua menit selesai. Harusnya dua menit selesai,” kata Jokowi di Istora Senayan, Selasa (27/3/2018).

Jokowi kemudian bertanya pada petugas depan soal keluhan masyarakat karena pelayanan yang lama hingga dua minggu. Menurut petugas, proses lama tersebut ada di tahap penandatanganan kepala bagian.

Presiden Joko Widodo menceritakan pengalamannya saat menjajal mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), yang berdasarkan laporan para pengusaha, membutuhkan waktu hingga dua minggu.

Rifanfinancindo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s