Rifanfinancindo Berjangka

Seminggu Lebih di Amerika, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Sri Mulyani sejak 16 April hingga 25 April bertolak ke Washington Dc | PT Rifan Financindo Berjangka

 

Rifanfinancindo Berjangka

 

Selain itu, Managing Director Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde, Chief Operating Officer International Finance Corporation (IFC) Stephanie von Friedeburg, dan Gubernur Bank of England Mark Carney.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sejak 16 April hingga 25 April bertolak ke Washington DC. Keberangkatan Sri Mulyani bukan untuk jalan-jalan, melainkan mengembang misi khusus. Apakah itu?

Berdasarkan penelusuran Okezone, Sri Mulyani tampak serius hingga tertawa lepas bersama para ‘juru kunci’ keuangan dunia. Antara lain, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim.

( Baca : Pelemahan Rupiah Harus Dimanfaatkan )

 

Ekspor Jadi Kunci Cara Menguatkan Rupiah | PT Rifan Financindo Berjangka

 

Justru India bisa memanfaatkannya dengan tenang dan cukup cerdas. Alhasil, kinerja ekspor dari negeri Bollywood tersebut cukup sukses dan terus meningkat.

“Mata uang di sekitar kita bahkan juga depresiasinya di atas. India melakukan depresiasi lebih dalam karena mereka ingin memacu ekspornya. Jadi dalam hal ini masyarakat diharapkan tenang karena memang terjadi pergerakan namun kita juga perlu mengambil manfaat,” jelasnya.

Permintaan dari negara-negara yang memiliki pertumbuhan relatif tinggi sangat ada. Dan competitiveness dari ekspor kita terutama manufaktur harus dipacu,” jelasnya.

Salah satu yang bisa dijadikan contoh adalah negara India. India sebagai salah satu negara yang mengalami depresiasi mata uangnya yang cukup dalam justru tidak menanggapinya dengan panik.

“Ekspor kita harus bisa dipacu lebih bagus. Karena memang kesempatannya adalah hari ini. Mumpung global growth masih positif,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Wanita yang biasa disapa Ani itu menjelaskan, dengan pertumbuhan ekonomi dunia yang membaik maka permintaan terhadap barang-barang ekspor asal Indonesia akan meningkat. Khususnya produk-produk komoditas seperti sawit dan juga Manufaktur yang dinilainya memiliki banyak peminat.

Menurut Sri Mulyani, dibandingkan harus panik, justru seharusnya Indonesia bisa memanfaatkan momen menguatnya dolar. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kinerja ekspor di tengah penguatan dolar AS.

Apalagi lanjutnya, pertumbuhan ekonomi dunia juga diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Diperkirakan pada tahun 2019, pertumbuhan ekonomi global naik tipis di angka 3,9%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta masyarakat untuk tenang dalam menyikapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Apalagi menurutnya, bukan hanya Indonesia yang terkena dampak penguatan dolar, melainkan mata uang negara lain pun juga terkena dampaknya.

 Salah Siapa Rupiah Melemah? Ini Penjelasan Sri Mulyani | PT Rifan Financindo Berjangka

Belum lagi, lanjut Ani, ada beberapa kebijakan dari Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan pajak. Maka sangat wajar jika nilai mata uang dolar terus mengalami kenaikan.

“Dengan adanya outlook dari kebijakan moneter dan fiskal Amerika Serikat di mana penurunan pajak dan tambahan belanja akan meningkatkan defisit maka kita sudah bisa prediksi akan terjadi kenaikan dari US treasury bahkan yang termasuk jangka waktunya panjang,” jelasnya.

Apalagi lanjut Sri Mulyani, dengan terpilihnya Gubernur Bank Sentral Amerika yang baru ada beberapa kebijakan yang membuat nilai tukar dolar AS mengalami kenaikan. Salah satunya adalah rencana The Fed (Bank Sentral Amerika) untuk menaikkan suku bunganya.

“Dalam jangka pendek memang sudah dikonfirmasi bahwa the Fed akan meningkatkan suku bunganya meski akan dilakukan secara hati-hati,” jelasnya.

“Kemarin dari spring meeting kita mendengar dari berbagai negara mengenai update dari perekonomian terutama dari Amerika Serikat. Gubernur Bank sentral yang baru memang menyampaikan data-data dari perekonomian Amerika menunjukkan perbaikan dari sisi employment maupun inflasi menunjukkan suatu recovery. Dan tentu dengan adanya perubahan di kebijakan fiskal mereka terutama dengan kebijakan pajak, mereka pasti akan membuat policy untuk mengejar,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Menurut Sri Mulyani, penyebab melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dikarenakan faktor-faktor eksternal khususnya dari Amerika. Menurutnya, saat ini ekonomi Amerika Serikat mengalami perbaikan yang bisa terlihat dari rendahnya inflasi serta adanya perbaikan dari sisi ketenagakerjaan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya buka suara terkait pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi belakangan ini. Seperti diketahui dalam beberapa hari yang lalu, nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS hampir menyentuh angka Rp14.000 per USD.

Rifanfinancindo Berjangka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s