Rifanfinancindo Berjangka

Di rentang konsolidasi, IHSG ada peluang naik besok

(BEI) gagal bangkit | PT Rifan Financindo Berjangka

 

 

Rifanfinancindo Berjangka

Meski demikian, prediksi William, besok (22/6), IHSG berpotensi menguat di rentang 5.821-6.002. Sentimen dari domestik terbilang positif dengan proyeksi data ekonomi makro yang dirilis pekan depan bakal stabil.

Bagi investor jangka panjang, mengingat kondisi fundamental masih kuat, merupakan peluang melakukan akumulasi beli. Kata William, peluang kembalinya arus dana asing masih diharapkan untuk kembali mendorong IHSG mencapai level tertinggi.

“Ini pekan pendek. Biasa terjadi konsolidasi, salah satunya disumbangkan oleh investor jangka pendek ataupun trader yang kemungkinan masih mengalami paksa jual jika menggunakan limit trading,” kata William, hari ini.

Indeks acuan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) gagal bangkit. Pada akhir perdagangan Kamis (21/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 61,71 poin atau setara 1,06% ke level 5.822,33.

William Surya Wijaya, Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas, mengatakan, pada pekan pendek paska libur panjang, pergerakan IHSG masih berada dalam rentang konsolidasi wajar di tengah capital outflow yang masih terjadi.

( Baca : Dirut BEI berharap pemerintah tak liburkan perdagangan saat pilkada )

 

IHSG Balik Melemah 12,13 Poin, Rupiah Jatuh 167 Poin | PT Rifan Financindo Berjangka

Dari 547 saham, 205 tertekan, 188 stagnan, dan 154 menguat. Nilai transaksi saham mencapai Rp12,97 triliun dari 10,38 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing minus Rp2,02 triliun, dengan aksi jual asing Rp8,12 triliun dan aksi beli asing Rp6,09 triliun.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot pada jeda siang Kamis ini, bertambah melemah 167 poin atau 1,20% menjadi Rp14.099 per USD. Awal perdagangan, mata uang NKRI dibuka melemah 158 poin atau 1,13% ke level Rp14.090 per USD.

Awal perdagangan, indeks berhasil rebound dengan naik tipis 0,1% atau 6,03 poin ke level 5.890,06. Kenaikan ini ditopang oleh menguatnya tujuh indeks sektoral, dimana sektor tambang berkontribusi 0,92% dan sektor keuangan menguat 0,73%.

Delapan indeks sektoral berbalik memerah sehingga menyeret indeks di bawah garis. Kenaikan sektor pertambangan 1,09% tidak mampu menahan. Sedangkan aneka industri melemah 1,07%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Kamis (21/6/2018) berbalik melemah setelah dibuka menguat. Indeks ditutup pada jeda siang menurun 12,13 poin atau 0,21% menjadi 5.871,91.

 

IHSG Diperkirakan Bergerak di Kisaran 5.821-6.002 | PT Rifan Financindo Berjangka

Sementara, dia menjelaskan, selain itu efek pascalibur panjang di mana penggunaan dana margin oleh investor jangka pendek juga memberikan pengaruh ke aksi jual jangka pendek.

“Momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian. Hari ini IHSG berpotensi menguat,” pungkasnya.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni BBNI, KLBF, ROTI, SMRA, WIKA, PWON, ASRI, TLKM, dan HMSP.

William menyampaikan, pekan pendek yang masih akan dilalui oleh IHSG terlihat masih terkonsolidasi dengan ruang yang cukup terbatas.

“Hal ini tentunya juga didukung oleh kuatnya fundamental perekonomian Indonesia yang terlihat dari rilis data perekonomian terlansir,” ujarnya di Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak di kisaran level 5.821-6.002.

Rifanfinancindo Berjangka

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s