PT Rifanfinancindo Berjangka

Ini Data Moody’s soal Utang RI yang Kata Prabowo Berbahaya

Prabowo kembali menyindir pemerintah saat ini | PT Rifan Financindo Berjangka

 

PT Rifanfinancindo Berjangka

Moody’s juga menyebut ketahanan Indonesia dari guncangan ekonomi masih kuat yang ditopang dari peningkatan kinerja ekspor pada 2017. Peningkatan disebabkan oleh kenaikan permintaan global, kenaikan harga komoditas dan upaya diversifikasi ekspor dari komoditas ke manufaktur.

Moody’s mencatat porsi ekspor manufaktur Indonesia dari total ekspor naik dari posisi 62 di 2013 menjadi 72 di 2017. Sementara pangsa ekspor komoditas menjadi moderat. Diperkirakan defisit neraca berjalan sekitar 1,8% dari PDB.

Akibatnya Moody’s mencatat cadangan devisa Indonesia naik menjadi US$ 119 miliar pada akhir Maret 2018. Lembaga ini yakin hal itu bisa menjadi penyangga tingkat kerentanan utang Indonesia.

Indeks tersebut mengkalkulasi dari jumlah utang luar negeri (ULN) jangka pendek, utang jangka panjang jatuh tempo, dan total pemegang deposito non penduduk selama satu tahun dan kemudian dibagi dengan cadangan devisa. Data itu merupakan proyeksi untuk 2018.

Bloomberg pun mencatat, Indonesia di posisi kedua sebagai negara dengan tingkat kerentanan paling tinggi di Asia. Posisi pertama ada India dengan 74%.

Meski begitu Moody’s Investors Service telah menaikkan rating Indonesia dari Baa3 menjadi Baa2. Prospek pun diubah dari positif menjadi stabil.

Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo kembali menyindir pemerintah saat ini. Kali ini dia menyebut kondisi utang Indonesia sudah berbahaya dan telah mencapai Rp 9.000 triliun.

Prabowo melontarkan sindiran tersebut dengan menyertakan data lembaga Moody’s yang jadi sumber rujukan berita Bloomberg.

Mengutip Moody’s Investors Service, Senin (25/6/2018), lembaga rating ini memang mengeluarkan riset untuk menentukan rating Indonesia. Di dalamnya mencatat posisi external vulnerability index atau indeks kerentanan eksternal Indonesia sebesar 51%.

Prabowo Sebut Utang di Era Jokowi Capai Rp9 Ribu Triliun | PT Rifan Financindo Berjangka

 

Masih terkait dengan utang negara Indonesia, Prabowo menyebut ada menteri yang menyatakan bahwa kondisi itu tidak perlu dikhawatirkan. Alasannya, Indonesia memiliki banyak aset. Namun, Prabowo tidak menyebut nama menteri yang dimaksud.

Prabowo mengingatkan bahwa dalam utang berlaku sistem penjaminan. Jika utang tersebut tidak dibayar hingga batas waktu perjanjian yang disepakati, maka aset yang dijadikan jaminan itu akan diambil alih. Prabowo pun mempertanyakan maksud dari menteri tersebut menyatakan kondisi utang saat ini tidak perlu dikhawatirkan.

“Jadi apakah pejabat tersebut bermaksud bahwa nanti kita enggak bisa bayar hutang nanti diambil aset kita,” kata dia.

Prabowo menyebut kondisi ekonomi Indonesia saat ini cukup membahayakan. Penilaian ini ia simpulkan berdasarkan hasil kajian dari Moody’s Coorperation yang dikutip oleh Bloomberg.

“Makanya Moody’s mengatakan berbahaya,” kata dia.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut utang negara Indonesia mencapai Rp9.000 triliun.

Prabowo merinci jika utang pemerintah saat ini sudah berjumlah sekitar Rp 4.060 triliun. Sementara utang BUMN nonlembaga keuangan mencapai Rp630 triliun. Sedangkan utang lembaga keuangan publik sekitar Rp3.850 triliun.

“Jadi kalau dijumlahkan sungguh sangat besar. Utang pemerintah memang (sekitar) Rp4 ribu triliun tapi ada utang BUMN ditambah Rp600 triliun, ditambah lagi utang lembaga keuangan publik Rp3 ribu triliun. Kalau dijumlahkan Rp9 ribu triliun,” kata Prabowo usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Ketua MPR, Zulkifli Hasan di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Senin (25/6).

 

 

Prabowo Serang Pemerintah Demi Menangkan Pilkada | PT Rifan Financindo Berjangka

 

Utang-utang kita sudah sangat membahayakan. Selain utang pemerintah, ada utang lembaga-lembaga keuangan milik pemerintah dan utang-utang BUMN. Kalau dijumlahkan sungguh sangat besar,” ucap Prabowo di Jl Widya Chandra IV, Jakarta, Senin (25/6/2018). Pernyataan ‘berbahaya’ itu disampaikan Prabowo dengan mengutip data lembaga Moody’s yang jadi sumber rujukan berita Bloomberg.

Slide itu menampilkan data utang pemerintah, BUMN, dan lembaga keuangan publik. Total utang tiga sektor itu dihitung Prabowo hampir Rp 9.000 triliun.

“Utang pemerintah memang Rp 4.060 triliun, tapi ada utang BUMN ditambah Rp 600 triliun. Ditambah lagi utang lembaga keuangan publik, Rp 3.850 triliun. Kalau kita jumlahkan ya hampir Rp 9.000 triliun,” ucap dia.

“Beneferiesnya kan Pak PS (Prabowo Subianto) juga terutama jika investment risk kita membaik plus rakyat karena mobilitas barang, jasa dan orang juga membaik potensi ekonomi tumbuh membesar,” kata Eva.

( Baca : Sri Mulyani Jawab Utang RI Rp 9.000 T Versi Prabowo )

Sebelumnya, Prabowo melontarkan kritik atas utang Indonesia saat ini. Mengutip data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Prabowo menyebut total utang RI sampai hari ini hampir Rp 9.000 triliun.

Prabowo menampilkan slide tentang utang RI. Di bawah slide itu, tampak sumber data yang dipakai Prabowo adalah ‘Statistik Uang Sektor Publik, Kementerian Keuangan, 2018, Asumsi Kurs Rp 14.000 per US$ 1; Per Tutup Tahun 2017’.

Eva juga mengatakan, utang yang dilakukan pemerintah juga jelas penggunaannya. Utang digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang sifatnya investasi.

“Yang bisa menambah indeks kompetisi. Ini untuk menuju negara industri sesuai maunya Pak Prabowo juga,” katanya.

Menurut Eva, seharusnya Prabowo dan oposisi mendukung apa yang dilakukan pemerintah demi membangun bangsa dan negara ini. Apalagi utang tersebut bukan untuk konsumsi yang sifatnya sia-sia.

Eva mengatakan, jika Pilkada dimenangkan oposisi, maka hal itu akan berimbas pada Pilpres 2019. Ia yakin serangan-serangan yang dilontarkan Prabowo akan berhenti usai perhelatan Pilkada.

“Habis Pilkada kayaknya mereda, sebelum kemudian digenjot kembali untuk Pilpres,” ujarnya.

Eva mengatakan tak ada satupun perusahaan atau negara yang tak memiliki utang. Utang, kata Eva, menandakan adanya kepercayaan dari para investor untuk berinvestasi.

“Kepercayaan karena ada kemampuan untuk membayar, investor rasional dan nggak mau rugi pasti pertimbangan nyari untung karena perusahaan-perusahaan sehat. Ini beda banget jika utangnya ke karyawan bukan?,” tutur Eva.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto melontarkan kritik atas utang Indonesia saat ini yang telah mencapai hampir Rp 9.000 triliun. Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari menyebut, sama seperti Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), serangan itu adalah upaya Prabowo untuk membantu memenangkan Pilkada.

“Seperti juga Pak SBY, Pak Prabowo sedang menyerang pemerintah untuk membantu memenangkan pilkada-pilkada. Kan lusa coblosan? Semua orientasinya pilpres sih. Jadi kalau calon-calonnya menang bisa untuk investasi politik,” kata Eva kepada detikcom, Senin (25/6/2018).

 

PT Rifanfinancindo Berjangka

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s